Jember, BeritaTKP.com – Sebuah rumah milik warga Dusun Kalimalang, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, runtuh akibat terkena dentuman keras petir disertai hujan lebat, pada Kamis (19/1/2023) petang lalu.
Akibat peristiwa tersebut, seorang wanita paruh baya yaitu Sakinem (68), warga setempat harus menelan kerugian puluhan juta rupiah akibat gejala alam yang menimpa rumahnya tersebut. Bagaimana tidak, atap rumah korban hancur lebur dan juga beberapa tembok rumah juga sampai retak.
Dugaan sementara kejadian yang menimpa rumah nenek Sakinem ini yaitu dua opsi, antara Listrik atau saluran WiFi yang pada saat hujan angin disertai petir lupa untuk dimatikan.

Selain itu, rumah yang bersangkutan juga dekat dekat persawahan, hal tersebut yang diduga jadi pemicu rumah nenek yang cuma hidup berdua tersebut terkena petir.
Namun beruntung dalam kejadian kemarin petang tersebut, kedua orang yang berada didalam rumah selamat dan berhamburan keluar rumah pasca kejadian yang menimpa mereka.
“Kami datang ke lokasi, cek kondisi korban dan rumah tempat tinggal yang bersangkutan dan memberikan bantuan sembako dan juga semen kepada yang bersangkutan,” kata Camat gumukmas Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, Jum’at (20/1/2023) kemarin.
Lebih lanjut, camat Gumukmas tentang kerugian yang disebabkan oleh alam dan upaya apa yang dilakukan, dan selain itu apa dugaan penyebab akibat peristiwa itu terjadi menyampaikan.
“Untuk kerugian kami perkirakan hampir 50 juta mas, dengan ukuran rumah 10×8 meter tersebut.dan untuk peristiwa ini kami duga penyebabnya yaitu aliran WiFi, dan langkah kami sudah melaporkan ke bupati dan koordinasi sama dinas sosial dan BPBD untuk melakukan assessment serta langkah selanjutnya yang akan kita tempuh,” jelas Nino.
Perlu diketahui, hujan bersama petir terjadi kemarin sore mulai pukul 4 hingga malam, dan tidak hanya dikecamatan gumukmas saja, namun hampir merata se-kabupaten jember. (Din/RED)





