SURABAYA: BERITA- TKP. COM – Karyawan buruh sopir bata ringan Pt. Superior- Sarana- Sukses,, adakan unjukrasa didepan perusahaan bata ringan yang beralamat di- Dusun Jasem,, Desa Ngoro,, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto Jawa- Timur.RABU- 22/O6/2O22.
Dalam aksi,, unjukrasa/demo ini,, para sopir- sopir kuli bata ringan ini hanya ingin gajinya mereka, dan menuntut pesangun mereka,, lalu kenapa perusahaan tidak pernah menanggapi permintaan kami sebagai karyawannya yang selama ini bekerja mati- matian, demi untuk istri dan anak- anak, kami- lalu apa permasalahan kami terhadap perusahaan ini,
Jelasnya beberapa korban saat dikonfir masi langsung oleh awak Media, Ungkap Kasus Berita TKP. Nasional Indonesia.
Kami,, hanya berharap semoga pimpinan- perusahaan bata ringan ini, bisa memberikan upah atau gaji kami saat ini,, karna selama ini kami bener- bener,, bekerja demi untuk menahan hidup keluarga- kami juga istri dan anak- anak,, kami itu saja, yang kami harapkan selama ini. Ungkapnya,”Sumber korban.
Pada hari ini sebanyak 43 karyawan sebuah perusahan bata ringan Ngoro Mojokerto melakukan aksi demontrasi menuntut hak mereka dikantor Disnaker prov, Jatim, Gayungsari dan- menuntut pihak Disnaker untuk dihadirkan untuk menuntut hak- hak mereka yang sudah bekerja sebagai karyawan di-PT. tersebut.
Namun,, hingga saat ini belom ada tanggapan apapun dari pihak- perusahaan, dimana tempat kami bekerja- demi untuk menahan hidup ditanah rantauan ini,, tegasnya lagi oleh sumber korban.
Dalam hal- hal,, yang seperti- saat ini,, selama ini bahwa- setelah mendapat kepastian dari pihak Disnaker untuk menghadirkan pihak perusahan kemudian- massa, langsung beralih pindah kedepan Polda Jatim untuk menuntut aparat kepolisian yang telah mengusut pihak preman backup pabrik sama- sebelumnya,, dan seharusnya dari pihak perusahaan tersebut bisa menemui kami selaku anak buruh pekerja ini bukan menemui premannisme yang akan melakukan intimidasi terhadap kami- ini,, ucapnya spontan.
Kami,, anak- anak,, buruh yang bekerja diperusahaan ini, sangat berharap sekali agar, gaji dan pesangun kami dapat diselesaikan secepatnya, karna- kami disini tidak punya keluarga lagi, selain hanya mengharapkan dari anggot TNI- POLRI,, yang bisa membantu kami untuk- menyelesaikan secara kekeluargaan, itu saja yang kami minta tegasnya,”Sumber lagi. dalam suasana- seperti ini kenapa pihak- pabrik menyuruh sekelompok preman untuk mengintimidasi dalam aksi tuntutannya kami terhadap perusahaan tersebut, dan sebagian anggota karyawan diwilayah ngoro, kemudian mereka melanjutkan aksinya didepan Kantor Gubernur Jawa Timur. Ungkapnya(ERS).






