JAKARTA, BeritaTKP.com – Seringnya aksi tawuran yang terjadi di wilayah Jakarta Timur disinyalir karena rutinnya para pelaku mengonsumsi obat Tramadol.

Polres Metro Jakarta Timur mendapati remaja tawuran tersebut rutin menenggak Tramadol sebelum beraksi.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Budi Sartono.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Budi Sartono menjelaskan temuannya tersebut dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (20/6/2022).

“Kami menemukan obat-obatan ini (Tramadol) sering digunakan oleh anak-anak remaja pada saat melaksanakan tawuran di Jakarta Timur,” ujar Budi sebelum melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Metro Jakarta Timur.

Sebagai langkah pencegahan, Budi menyampaikan jajarannya melakukan razia obat yang masuk golongan psikotropika dan rutin digunakan untuk penenang saat operasi.

“Kami telah melaksanakan operasi razia juga selama Januari hingga Mei 2022. Dari pengepul obat, kami temukan ada 32 botol berisi Tramadol atau 3.736 butir yang telah kami sita,” beber Budi.

Aksi tawuran di Jakarta Timur meresahkan warga. Para pelaku menenteng senjata tajam kerap beraksi setiap harinya hingga sering memakan korban jiwa.

Pada 2 Februari 2022, dua kelompok remaja terlibat saling serang menggunakan senjata tajam di bawah kolong flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Terbaru, tawuran juga terjadi di Flyover Kampung Melayu pada Sabtu 4 Juni 2022 dini hari. Tawuran itu bahkan disiarkan secara live di media sosial bertujuan untuk pembuatan konten di Instagram. (RED)