Sumenep, BeritaTKP.com – Warga Desa Mocek Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura tiba tiba kedatangan mobil patroli, ia dikejutkan karena mendapatkan surat tilang. Kemudian ia mempertanyakan soal sosialisak tentang mobil Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR), atau mobil patroli E-Tilang Satlantas Polres Sumenep. Kehadiran mobil tersebut tidak dibarengi dengan sosialisasi warga di desa-desa.

Mobil INCAR Satlantas Polres Sumenep

“Jangan disamakan warga desa dengan warga yang mukim di kota. Karena warga desa berangkat pagi-pagi ke sawah pakai topi lebar bukan helm,” kata Zayyadi, Selasa (14/6/2022) kemarin.

Ia menambahkan, masyarakat desa rata-rata tidak tahu cara mengakses informasi di internet. Sehingga tidak tahu sekarang ada mobil INCAR yang bisa melakukan pengintaian pelanggaran lalu lintas di wilayah kecamatan dan pedesaan.

“Motor saya itu dipakai istri tidak tahu kalau kena tilang mobil INCAR itu. Tiba-tiba ada surat dari polisi. Saya kaget ketika dibuka ternyata isinya surat tilang,” kata Matsae, warga Bluto.

Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Lamudji mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai sosialisasi melalui kecamatan, kepala desa dan polsek setempat. Ia juga mengaku sudah melakukan sosialisasi melalui media elektronik.

“Kami sebetulnya dari tingkat Forpimda sudah, camat, kepala desa, Babinsa, sudah bahkan kemarin kami ke Pulau Talango sudah dan responnya bagus masyarakat,” terang Lamudji.

Ia menambahkan, mobil INCAR sudah beroperasi sejak 18 Mei 2022. Sampai saat ini telah meng-capture sebanyak 1.391 pelanggaran. Namun yang terkonfirmasi hanya 533 pelanggar.

Menurut Lamudji, tidak semua kendaraan yang ter-capture bisa terkonfirmasi, karena nomor identitas kendaraan kadang tidak sesuai seperti pelat nomor tidak sesuai dengan data yang ada di Samsat.

“Semua kendaraan yang ter-capture langsung terkoneksi dengan operator kantor Pusat Polda Jatim,” jelasnya

Satlantas Polres Sumenep mengklaim, selama diterapkan mobil INCAR itu, angka kecelakaan berkurang. Orang meninggal dunia akibat kecelakaan saat ini hanya 2 orang disebabkan tidak tertib Lalu lintas terutama tidak memakai helm.

Selama ini mobil INCAR Satlantas Polres Sumenep menyasar wilayah yang dinilai rawan kecelakaan. Di antaranya Jalan Raya Batuan, Kecamatan Lenteng, Kota, Kalianget, Saronggi, Bluto dan Prenduan. (Din/RED)