Pasuruan, BeritaTKP.com – Operasi Patuh Semeru 2022 yang digelar baru baru ini di Wilayah Polres Pasuruan kini telah menjaring 250 pelanggar lalu lintas. Pemotor tidak mengenakan helm mendominasi pelanggaran.
Mobil Incar yang digunakan untuk menjaring pelanggaran lalu lintas
“pada hari pertama Operasi Patuh 2022, sebanyak 250 pelanggar terjaring operasi. Mereka terjaring dalam operasi manual maupun elektronik dengan mobil INCAR,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugerah Putra, Selasa (14/6/2022) kemarin.
Yudhi menjelaskan para pengendara motor tidak mengenakan helm paling banyak terjaring operasi. Pelanggaran helm lebih mudah terpantau kamera.
“Berurutan pelanggaran knalpot brong atau tidak sesuai standart, pengendara di bawah umur, melawan arus, muatan berlebih atau ODOL, dan tidak pakai sabuk pengaman,” jelas Yudhi.
Operasi manual digelar di beberapa titik rawan pelanggaran. Sedangkan mobil INCAR selalu mobile.
“Mobile di seluruh kecamatan. Mulai jalan nasional hingga jalan kabupaten,” pungkas Yudhi. (Din/RED)




