Banyuwangi, BeritaTKP.com – Sejumlah petani di wilayah Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi banyak yang bangkrut karena tanaman padinya gagal panen akibat diserang wereng, Rabu (1/6/2022) lalu. Saat ini, sawah yang gagal panen itu ditanami jagung.

Salah satu warga Dusun Tegalyasan menaruh benih jagung di sawah bekas tanaman padi yang rusak.

Salah satu petani Kamsiah, 48, warga Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu menanam jagung di sawah bekas tanaman padi yang rusak akibat diserang hama wereng. “Sawahnya juga kering, gagal panen,” katanya.

Menurut Kamsiah, di daerahnya ada puluhan hektare tanaman padi yang diserang hama. Dan itu, membuat petani merugi karena gagal panen. “Tanaman padi milik saya itu kurang 15 hari panen, tapi tiba-tiba gosong dan mati,” ujarnya.

Kapok menanam padi karena diserang hama, Kamsiah memilih menanam jagung di sawahnya. Untuk menanam jagung, sawahnya yang sebelumnya ditanami padi juga tidak dibersihkan. “Ini bekas tanaman padi masih ada, sengaja tidak saya bersihkan,” cetusnya.

Petani lainnya, Ahmad fendik, 40, mmenyampaikan untuk sementara sawahnya dibiarkan, itu setelah tanaman padinya gagal panen akibat diserang werang. “Saya ganti menanam semangka,” ucapnya.

Fendik mengaku tidak ada pilihan lain selain mengganti tanaman. Sebab, tanaman padi seluas setengah hektare tidak menguntungkan sama sekali. “Ada yang bisa dijual, tapi harganya murah karena padinya jelek,” pungkasnya.(Din/RED)