Flores- Timur: BERITA- TKP. COM – Orang Muda Katholik (OMK) Crito Rei melakukan sejumlah kegiatan terkait program penanaman anakan kelor oleh Anggota DPRD-RI Komisi lV Julie Laiskodatdi- Desa Lewomuda Kecamatan Demon Pagong Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, (29/04/2022) lalu, membuat organisasi OMK Cristo Rei, tergerak melakukan kegiatan penanaman anakan kelor di lahan perkebunan milik warga seluas 2 hektar yang sudah disediakan.RABU- 04/05/2022.

Dalam kegiatan penanaman anakan kelor ini sudah terhitung dua kali dilakukan penanaman-Penanaman- pertama dilakukan bersamaan Anggota DPRD-RI Komisi lV Julie Laiskodat, dan tokoh Agama yakni Uskup Larantuka, terkait kunjungan kerja di- Desa Lewomuda.

Pada penanaman kedua dilaksanakan oleh OMK Cristo Rei Desa Lewomuda yang dilaksanakan bersama- sama dengan penuh rasa  Semangat dan antusias OMK Cristo Rei terbilang luar biasa dilihat- dari tingkat kehadiran dan tingkat keaktifan mereka dalam membudidayakan anak kelor.

Susana Susi Susanti Bongi Kung (Sekertaris OMK Cristo Rei) mengatakan jumlah anakan kelor yang ditanam hari ini sebanyak 106, karena sesuai dengan kehadiran orang muda terget sebelumnya adalah 170, namun banyak yang tidak hadir karena sekolahan- sudah masuk.

Hari ini yang kami tanam 106 anakan kelor. Tapi sebelumnya terget kami untuk penanaman kelor hari ini sebanyak 170 anakan, tetapi ada yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut karena dengan alasan sudah masuk sekolah,”kata Susana.

OMK Cristo Rei cukup antusias dalam melaksanakan kegiatan tersebut mengingat kelor merupakan tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan dan juga mengandung nutrisi yang sangat luar biasa dari pada sayur dan buah- buahan lainnya.

Aristyn Hera yang juga anggota OMK Cristo Rei berharap, kedepannya semoga yang belum hadir dalam kegiatan tersebut bisa mengambil bagian saat liburan agar bisa- belajar sama- sama bagaimana cara merawat dan memilihara anakan kelor, sehingga bisa memberikan sebuah nilai edukasi kepada masyarakat dan memotivasi semua orang, agar bisa terlibat dalam kegiatan ini.

Semoga lebih banyak lagi anggota yang terlibat dalam kegiatan ini. Dan anggota yang sudah aktif tetap pertahankan kekompakan dan kerajinannya dalam merawat dan memilhara anakan kelor sehingga bisa memberikan nilai- nilai edukasi kepada masyarakat dan memotivasi banyak orang agar bisa terlibat dalam kegiatan ini,” Hera(Maksimus Lewogete) Ungkapnya(ENNY S).