Lombok- Timur: BERITA- TKP. COM – Sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil), Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus memiliki kesamaan pola pikir langkah dan tindakan dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di desa binaan.
Demikian dikatakan Kepala Staf Kodim 1615/Lotim Mayor Inf Lalu Muhammad Syukur S.Ag. saat membuka Kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter) Kodim 1615/Lotim di Bale Langgak Makodim jalan Prof. M. Yamin Selong-Selasa- 05/04/2022.
Menurutnya pembinaan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kemampuan Aparat Komando- Kewilayahan khususnya para Babinsa yang berkaitan dengan tugas sehari- hari diDesa sehingga bisa memahami situasi dan kondisi lingkungan dan sosial masyarakat serta adat istiadat yang ada diwilayah tanggung jawabnya.
Ini yang harus dipahami oleh kita semua sehingga Kodim memiliki prajurit yang handal Babinsa yang berkualitas yang mampu melaksanakan tugas pembinaan teritorial (Binter) diwilayah binaan masing- masing bebernya.
Ia juga menambahkan Apkowil memiliki peran penting dalam membantu pemerintah dalam menyiapkan dan memberdayakan potensi wilayah sebagai kekuatan pertahanan negara di wilayah darat sesuai dengan amanat Undang- Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
Pasal 8.
Dalam Pasal 8 tersebut sambung Lalu Syukur menyebutkan bahwa Angkatan- Darat bertugas melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat yang direalisasikan melalui Binter.
Untuk itu- ia mengajak seluruh peserta kegiatan Binsiap Apwil dan Puanter untuk terus melakukan Binter dengan metode yang sudah ada dengan harapan terwujudnya sinergitas dan kemanunggalan TNI. dengan Rakyat khususnya diwilayah Kabupaten Lombok Timur.
Selain itu, sambung pria kelahiran Lombok Tengah,,Babinsa juga harus mengerti dan menguasai teknologi informasi sebagai sarana pendukung tugas pokok Babinsa yang efektif dan efisien diwilayah dengan memanfaatkan sarana yang ada seperti komputer,”smartphone dan lainnya.Ungkapnya(Eny S)







