Blitar, BeritaTKP.com – Sebuah kandang ayam dua lantai di Blitar ludes terbakar pada Jumat (28/1/2022). Akibat insiden tersebut, pelaku mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah sebab hampir sebagian ayamnya lenyap terbakar api.
Diketahui kandang ayam berukuran 10×69 m tersebut ialah milik Ardi Suseno ,48,warga asal Dusun Besukdowo, Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Kobaran api terlihat mulai melahap bangunan dua lantai berdinding anyaman bambu itu sekitar pukul 06.00 wib.
Korban mengetahui ada kepulan asap di tengah-tengah area kandang ayam miliknya.
Bagian lantai dua, berisi 12 ribu ekor anak ayam. Area tersebut digunakan untuk pembesaran ternak ayam yang juga dilengkapi dengan alat pemanas bibit ayam atau DOC, dengan bahan bakar elpiji 3 kg.
Sedangkan bagian bawah, terdapat terpal dan sekam yang sangat mudah terbakar. Dugaan awal, area tersebut terbakar ialah karena jatuhnya pemanas kandang, yang bagian bawahnya terdapat bahan mudah terbakar. Sementara kondisi listrik pada saat terjadi kebakaran, masih dalam kondisi menyala.
“Kami terima laporan dan langsung koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Hampir semua dinding dari anyaman bambu itu menjadi abu. Sedangkan bagian atap semua rusak,” jelas Kapolsek Udanawu AKP Anjun, Jumat (28/1/2022).
Beruntung, api berhasil dipadamkan sekitar 3 jam kemudian. Hingga kini, upaya pembasahan dan pendinginan masih dilakukan petugas pemadam kebakaran. Polisi juga menemukan barang bukti berupa delapan tabung elpiji 3 kg. Masing-masing empat tabung di lantai bawah dan empat tabung di lantai atas.
Akibat kebakaran tersebut, api telah menghanguskan semua isi kandang ayam. Tak hanya pakan, namun dari 12 ribu DOC yang ada, hanya tersisa 1.000 ekor.
“Ayam sebanyak 11 ribu ekor terbakar, dinding anyaman bambu sebagian besar juga ikut terbakar. Atap rusak semua. Kerugian pemilik ditafsir mencapai Rp 400 juta,” imbuhnya. (k/red)






