Gresik, BeritaTKP.com – Seorang teman memang belum sepenuhnya dikatakan teman. Seperti halnya yang terjadi pada seorang warga asal  Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom. Seorang wanita bernama Puji Hartatik (51) tersebut telah kehilangan motornya karena dibawa oleh temannya sendiri.

Teman kosnya yang berinisial AN (45) tersebut pura-pura meminjam motor milik korban untuk mengambil uang di ATM.  “Motor saya dipinjam orang untuk ke warung kopi,” kata Hartatik, Senin (8/11/2021).

Peristiwa tersebut bermula saat tersangka AN meminjam motor kepada korban Hartatik. Selanjutnya, keduanya menuju warung kopi untuk menemui seseorang.

Diketahui, laki-laki yang menunggu di warung adalah pelaku bernisial KAS (51). Dia merupakan terduga pelaku utama dengan memanfaatkan AN agar korban mau meminjamkan kendaraan motor kepadanya.

Semula Hartatik tak begitu mencurigai lantaran AN merupakan tetangga dekatnya. AN juga tak punya masalah dengannya.

“Motor saya pinjamkan begitu saja. Karena ngomongya mau ambil uang di ATM. Jadi saya tak curiga sama sekali. Lagian gerai ATM kan dekat dari lokasi warung,” pungkasnya.

Setelah lama menunggu, motornya tak kunjung kembali. Hartatik pun mulai gelisah. Ia kemudian menghubungi nomor telepon AN. Sayangnya ponselnya tidak aktif. Korban lalu pulang ke rumah dengan berjalan kaki.

“Saya langsung ke kamar kosnya, tapi tidak ada orangnya. Lalu setelah pukul 18.00 WIB, saya bertemu AN sendiri tanpa laki-laki itu, dia tak tanyai dimana motornya. Jawabnya malah ditinggal di tengah jalan. Ini sudah tak beres,” tandasnya.

Tak menunggu lama, Hartatik langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Ia melaporlan kehilangan serta pencurian motor miliknya yang berjenis Honda merk Vario hitam dengan Nopol W 1194 AF. Motor tersebut diduga dibawa kabur KAS, seorang warga asal Mojokerto.

Kapolsek Wringinanom AKP Kristianto membenarkan adanya laporan tersebut di Polsek Wringinanom. Saat ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi–saksi.  “Empat orang saksi yang kami sudah periksa dan mintai keterangan termasuk korban serta saksi dari pemilik warung, ” tutupnya.

(k/red)