Jawa Barat, BeritaTKP.com – Sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat diguyur hujan deras pada Selasa (2/11) kemarin sore hingga malam hari. Hujan deras tersebut menyebabkan longsor di 3 titik yakni di Kecamatan Panumbangan, Rancah, dan Rajadesa.
“Intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak sore hari sampai malam merata. Menimbulkan bencana di tiga lokasi tempat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Dadang Darmawan, Rabu (3/11/2021).
Salah satunya bencana longsor yang terjadi di Pesantren Sabilunajat, Dusun Sukamaju, Desa Cileungsi, Kecamatan Rancah. Tiga orang santri mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas setelah sempat tertimbun oleh longsor. Longsor terjadi pada area bangunan asrama D.
“Menurut anggota yang turun ke lokasi kejadian, longsor itu ada bangunan yang masih dalam proses pembangunan. Ada air menggenang, bangunan tidak bisa menahan sehingga terjadi ambles longsor,” ujar Dadang.
Dadang pun membenarkan ada beberapa santri yang menjadi korban dalam kejadian longsor tersebut. Namun kondisinya hanya syok, setelah dibawa ke puskesmas kini sudah kembali ke pesantren.
“Untuk kejadian lainnya selain longsor ada juga rumah ambruk akibat kondisinya sudah lapuk dan masuk dalam program rutilahu. Namun karena guyuran hujan, bangunan tidak kuat menahan beban dan semakin mempercepat kerusakan pada bangunan,” katanya.
Dadang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Mengingat Kabupaten Ciamis masuk dalam kategori siaga dengan adanya fenomena Hidrometeorologi. Bencana yang sering terjadi di Ciamis adalah longsor, pergerakan tanah dan banjir serta angin kencang.
“Imbauannya untuk warga yang tinggal di lereng. Ketika terjadi hujan yang cukup lama sekitar 2 jam sebaiknya mengungsi dulu ke tempat yang aman,” pungkasnya. (RED)






