SURABAYA, BeritaTKP.com – Kasus pencurian yang terjadi pada pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya, kini pelakunya berhasil tertangkap. Si pengemudi sendirilah yang langsung menangkap si pelaku saat sedang melintas di jembatan Suramadu. Usai tertangkap, pelaku membantah telah mencuri motor korban.

“Iya, pas saya tangkap ngakunya gak mencuri. Tapi beli motor saya dari yang mencuri,” kata pemilik motor, Mahur pada Kamis (21/10).

Mahur tidak percaya begitu saja. Ia kemudian tetap menangkap dan memborgolnya di tiang listrik hingga polisi dari Polsek Sukolilo, Bangkalan datang.

“Ya saya tidak percaya. Terus saya borgol milik sekuriti proyek sambil nunggu polisi dari Sukolilo datang. Tapi di kantor polisi ya sama tetap mengaku sebagai pembeli,” ucap Mahur.

“Katanya dia beli dari seseorang dan hasil uangnya itu untuk pakai sabu. Tapi tetap saya gak percaya soalnya omongannya kayak orang ngelantur gitu,” tutur Mahur.

Menurut Mahur, meski telah menangkap dan menyerahkan pencuri motor ke polisi. Namun motornya yang dicuri juga belum bisa diambil.

“Motor masih di kantor polisi. Katanya untuk dijadikan pengembangan mencari pelaku lain. Karena di TKP yang sama juga ada laporan sama,” imbuh Mahur.

Mahur menjelaskan, pencurian motornya itu berawal saat ia sedang mendapat order mengambil makanan di Jalan Embong Malang. Tetapi setelah mengambil order, tiba-tiba Honda Beat bernopol L 6432 LI miliknya telah hilang. Padahal motor tersebut telah dikunci ganda.

Mengetahui motornya telah hilang, Mahur kemudian melaporkannya ke Polsek Genteng. Namun, ia bersama saudaranya kemudian berinisiatif menunggu pencuri di Jembatan Suramadu.

Benar saja, setelah ditunggu sekitar 1 jam, motornya bersama pelaku terlihat melintas akan masuk Jembatan Suramadu. Tidak menunggu lama, Mahur dan keempat saudaranya yang menunggangi motornya masing-masing langsung mengejar pelaku.

Aksi kejar-kejaran si pencuri dengan mahur cukup memakan waktu lama, karena si pencuri tetap tidak mau berhenti dan terus menghindari.

“Iya, kejar-kejaran di atas jembatan. Terus di tengah itu saya sempat mepet dan saya bilang agar turun. Tapi tetap gak mau. Akhirnya saya nyoba nendang tapi saya malah jatuh,” ujar Mahur.

“Tapi saudara saya akhirnya tetap ngejar. Dan saya ikut lagi ngejar sampai turun dari jembatan sisi Bangkalan sana,” imbuhnya.

Menurut Mahur, usai turun dari jembatan, pencuri motor itu kemudian langsung meninggalkan motor dan kabur ke dalam lahan kosong. Nah, ditempat itu akhirnya pelaku menyerahkan diri.

“Turun jembatan dia meninggalkan motor dan kabur lagi. Tapai saya sama saudara saya tetap kejar. Sampai di lahan kosong dia angkat tangan dan nyerah,” jelas Mahur.

Setelah si pelaku tertangkap, pihak Polsek Sukolilo langsung memproses perkara lebih lanjut lagi. (k/red)