Blitar, BeritaTKP – Aksi bagi telur yang di gelar selasa pagi di depan depan gedung pemkab Blitar di bubarkan polisi karena tidak taati prokes di masa pandemi ini.

Menurut keterangan kasat intel polres Blitat AKP Dodot weko mengatakan, polisi terpaksa membubarkan aksi bagi telur yang dihadiri ratusan orang melanggar prokes dan tidak memiliki ijin dan yang kita kwatirkan akan muncul masalah baru dan kemungkinan akan terjadi penyebaran covid 19 lagi”.

Petugas Kepolisian Polres Blitar sejak pagi kita sudah siaga dan antisipasi akan adanya aksi bagi telur ini, karena banyaknya orang yang sebagian besar melanggar Prokes kita lalukan pembubaran,” pungkas kasat Intel.

Yesi korlab aksi bagi telur korlab aksi Yesi menjelaskan, aksi bagi telur ini sedianya akan kita gelar di wilayah Udanawu, Srengar, kota Blitar dan pasar Kanigoro namun banyak warga malah mendatangi depan pemkab Blitar dan akhirnya sebabkan kerumunan masa, jadi karena banyaknya kerumunan warga, akhirnya kita bagi di dua tempat depan kantor DPRD Blitar dan pasar Kanigoro, namun situasi yang tidak pasti dan banyaknya warga yang melanggar prokes akhirnya dibubarkan pihak kepolisian.”

Aksi keprihatinan peternak ayam petelur yang saat ini di nilai para peternak harga telur murah dan tidak sebanding dengan harga pakan, yang akhirnya banyak para peternak yang merugi. Mudah mudahan harga telur mulai normal kembali harga pakan ayam juga turun dan para peternak dapat bangkit lagi serta perekonomian masyarakat juga bangkit. (Dlg)