Kediri, BeritaTKP – Aturan yang diberlakukan dimasa Pandemi Covid-19 apalagi diberlakukan PPKM Darurat namun kafe dan karaoke M3 yang berada di Jalan Totok Kerot, Desa Sumberejo, Ngasem Kediri masih tetap buka seperti biasanya, bahkan ironisnya disinyalir sampai dini hari.
M3 adalah tempat karaoke dan cafe yang diduga milik oknum aparat hingga berani mengindahkan aturan aturan dimasa PPKM dan seolah olah semua bisa dikondisikan.
Saat Tim investigasi menelusuri kelokasi tempat M3 ternyata banyak pengunjungnya terlihat adanya pengunjung yang keluar masuk, ada yang parkir di depan dan di seberang jalan pada Sabtu siang (11/09) namun pemilik M3 ternyata menerapkan buka tutup untuk pengunjung hingga lolos dari pantauan APH.
Dapat dipastikan suasana didalam room tanpa adanya protokol kesehatan seperti halnya jaga jarak antara pengunjung dengan LC atau pemamdu lagu (PUREL) dimana pintu gerbang dibuka saat pengunjung datang dan kemudian ditutup kembali.
Saat tim investigasi menelusuri siapa pemilik usaha Cafe & Karaoke, diketahui dari warga beberapa hari ini terus buka dan tutup bila ada informasi mau ada razia, dan saat dilakukan konfirmasi awak media belum bisa terhubung dari pihak terkait pemilik usaha tersebut, jadi pertanyaan siapa dibalik usaha tersebut, kok bisa tetap buka di tengah pemberlakuan PPKM Darurat di masa pandemi Covid-19?
Sebelumnya diberitakan, terlihat sudah ada kebocoran saat akan di lakukan razia oleh Aparat Penegak Hukum Selasa 03/07 pukul 20.00 WIB, para LC dan pengunjung keluar satu persatu, seperti sudah tertata dengan rapi.
Kepala Desa Sumberejo, Ngasem saat dikonfirmasi melalui telepon seluler juga belum bisa terhubung, untuk Mempertanyakan soal perijinan dan juga ada dugaan kades sudah ada pengondisian tanda kutip untuk berlangsungnya tempat hiburan diwilayahnya ini.
Sementara Kapolsek Ngasem IPTU Hidayat, saat dikonfirmasi oleh media ini pada Sabtu siang (11/09) melalui saluran telepon ia mengatakan, “Pihaknya belum tahu kalau buka dan menerima tamu disaat PPKM, setahu saya tutup mas, tapi coba nanti biar dilakukan Lidik ,trimskasih ya saya perhatikan mas.” (Dlg)




