Pihak kepolisian melakukan evakuasi pada jasad korban.

LAMONGAN, BeritaTKP.com – Seorang remaja yang tak diketahui identitasnya yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggiran rel kereta api di desa Kebonsari Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan pada Jumat lalu.

Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch Lazib SH mengatakan, bahwa pihaknya menerima informasi mengenai adanya remaja laki-laki yang diduga tertabrak KA dari warga sekitar pukul 15.05  wib.

“Iya, berdasarkan dari laporan petugas penjaga rel kereta api setempat yang menemukan mayat tanpa identitas. Lalu anggota Polsek Sukodadi segera mendatangi TKP tersebut sekitar pukul 15.15 wib kemarin,” ujar Iptu Lazib saat, Sabtu (28/5/2021).

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan saksi bernama Dhori, Iptu Lazib menyebutkan, bahwa keadaan mayat saat ditemukan waktu itu terdapat luka pada bagian kepala, kaki dan tangan. Kepala korban mengeluarkan darah, namun dalam keadaan kering dan mayat sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

“Ciri-ciri mayat tersebut di antaranya memiliki tinggi 165 cm, memakai celana panjang warna krem, berkaos oblong warna biru dalam keadaan robek, kepalanya dalam keadaan luka robek dan organ dalam keluar, serta mengeluarkan bau tak sedap,” lanjutnya.

Meski saat itu belum diketahui terkait identitas dari mayat remaja tersebut, namun saat ini, lanjut Iptu Lazib, identitasnya sudah terkuak. “Ditemukan HP dekat mayat dalam keadaan mati, lalu warga ada yang mengenali bahwa mayat tersebut adalah keluarganya. Mayat sempat dievakuasi ke RSUD dr Soegiri Lamongan,” sambungnya.

Keluarga dari mayat tersebut, imbuh Iptu Lazib, mengungkapkan bahwa mayat tersebut atas nama Diki Pranata ,20, remaja asal Desa Ngambek Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan.

“Informasi dari keluarganya, korban tersebut sudah tidak pulang selama 2 hari, dan korban mempunyai riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Meski begitu, kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (RED)