Kediri, BeriraTKP – Pada Jumat 2 April 2021 sekitar jam 16.00 wib, IMAM SAHRI, 71 th, swasta, Jl. Kasur Indah, Dsn. Pogar, Ds. Tunglur, Kec. Badas, Kab. Kediri telah diketemukan tewas gantung diri di pintu dapur rumahnya sendiri.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Pare Kediri pada BeriraTKP menceritakan kronologis kejadian gantung diri ini dari beberapa saksi bahwa pada hari Jumat 2 April 2021 diketahui jam 16.00 wib korban Imam Sahri, Jl. Kasur Indah, Dsn. Pogar, Ds. Tunglur, Kec. Badas, Kab. Kediri, telah meninggal dunia gantung diri dg menggunakan tali tambang (tampar) warna biru dg panjang sekitar 2 meter, yg di ikat di pintu dapur, dan diketahui sekitar jam 16.00 wib oleh istri korban Siti Romlah, 55 th, begitu mengetahui suaminya gantung diri langsung memotong tali tambang ( tampar) dg menggunakan pisau dapur dg alasan panik, namun setelah dilihat korban sudah meninggal, lalu istri korban menghubungi Ketua RT setempat Sunan,60 thn dan diteruskan ke Kasun Moh Abbas, 58thn, oleh Kasun langsung dilaporkan ke kantor Polsek Pare.

Korban dirumah hanya tinggal dengan istrinya saja, sebelumnya korban sendirian dirumah sedangkan istrinya pergi mulai jam 11.00 ke rumah kel nya ada acara syukuran, dan pulang ke rumah sekitar jam 16.00 wib melihat posisi korban sdh dlm keadaan menggantung .

Kemudian petugas datang ke TKP namun korban sudah berada di bawah/lantai karena sdh diturunkan oleh istri korban dg alasan panik dan dikira masih hidup.

Jasad korban dibawa ke Ouskesmas dan dari hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas Badas, Dr. DIAN, disaksikan Kel korban, perangkat desa, para tetangga dan petugas tdk diketemukan tanda 2 penganiayaan atau kekerasan, Keluarga korban iklas dan tidak menuntut secara hukum dikemudian hari serta menolak utk diotopsi, dibuatkan surat pernyataan, selanjutnya korban diserahkan kpd kel. nya disaksikan perangkat Desa dan para tetangga untuk dikebumikan.(mur)