GRESIK, BeritaTKP.com — Jasad seorang pria ditemukan mengapung di perairan antara Pulau Mengare dan Desa Karangjamuan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penemuan tersebut bermula ketika nelayan setempat melihat sesuatu yang mencurigakan di tengah laut dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

Korban diketahui bernama Moch Alga Pamungkas (25), warga Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Identitas tersebut diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP) yang tersimpan di saku celananya.

Nelayan Melapor, Polisi Kerahkan Kapal Patroli

Informasi penemuan jasad diterima Satpolairud Polres Gresik. Petugas kemudian mengerahkan kapal patroli KP X-1017 bersama dua anak buah kapal menuju lokasi sekitar pukul 15.10 WIB.

Proses evakuasi turut dibantu personel BKO Ditpolairud Polda Jawa Timur yang mengerahkan tiga armada, yakni KP X-1012, KP X-1039, dan KP X-2005.

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jasad korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum serta pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Periksa Dua Nelayan

Kasat Polairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima laporan dari nelayan. Polisi juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban.

Dalam proses penyelidikan awal, petugas meminta keterangan dari dua nelayan yang mengetahui penemuan tersebut, yakni Akhmad Abdul Latif (59), warga Campurejo, Gresik, dan Abdul Hasan (31), warga Paciran, Lamongan.

Hingga kini, penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. Polisi masih menunggu dan mendalami hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi korban serta rangkaian peristiwa sebelum jasadnya ditemukan.

Masyarakat Diimbau Segera Melapor

Satpolairud Polres Gresik mengimbau nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di jalur laut agar segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian mencurigakan di perairan.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat Polri 110 atau layanan pengaduan Lapor Cak Rama Polres Gresik.(æ/red)