JEMBER,BeritaTKP.com — Retakan sepanjang sekitar 40 meter ditemukan di jalan nasional penghubung Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, tepatnya di jalur Gumitir. Kerusakan tersebut menjadi perhatian karena berada dekat bahu jalan yang berbatasan langsung dengan jurang sedalam 2 hingga 3 meter.
Retakan ditemukan di Kilometer 33, sekitar tikungan pemancar TVRI, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Berdasarkan hasil peninjauan Satlantas Polres Jember bersama BPBD Jember, lebar retakan di lokasi itu mencapai hampir satu sentimeter.
Lokasi kerusakan berada sekitar 80 sentimeter dari badan jalan utama. Bahu jalan di titik tersebut juga relatif tipis dan tidak memiliki struktur penahan yang dinilai memadai.
Air Hujan Dikhawatirkan Memicu Longsor
Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember, Ipda Ratno Budi Jatmiko, mengingatkan potensi bahaya apabila air hujan masuk melalui celah retakan dan mengikis tanah di sekitar jalan.
Kondisi itu dikhawatirkan memperparah kerusakan hingga memicu longsor, terutama jika tidak segera ditangani menjelang peningkatan intensitas hujan.
Jalur Gumitir merupakan jalan nasional yang setiap hari dilintasi kendaraan dari arah Jember maupun Banyuwangi, termasuk kendaraan bertonase besar. Karena itu, kerusakan pada bahu jalan perlu mendapat perhatian agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Satlantas Polres Jember telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
Instansi Terkait Siapkan Rapat Darurat
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menilai penanganan perlu dipercepat sebelum curah hujan meningkat. Sebagai langkah awal, rapat koordinasi darurat akan melibatkan BBPJN, Dinas PUPR Jember, Perhutani, Polres Jember, dan Dinas Perhubungan.
Penanganan yang direncanakan mencakup perbaikan struktur jalan oleh BBPJN serta perempesan pohon beringin di sekitar lokasi. Langkah terakhir itu ditujukan untuk mengurangi beban dan tarikan pada struktur tanah di sekitar titik retakan.
Selain perbaikan fisik, Dinas Perhubungan bersama Satlantas juga akan membahas kemungkinan pengaturan kendaraan bertonase besar dan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan.
Pengendara Diminta Waspada
Retakan di jalur Gumitir menjadi perhatian karena kerusakan berada dekat jurang dan berpotensi memburuk apabila air hujan terus mengikis tanah di sekitarnya.
Koordinasi lintas instansi diharapkan dapat mempercepat penanganan serta menentukan langkah pengamanan yang diperlukan. Hingga informasi ini disampaikan, sumber belum menyebutkan adanya penutupan jalur maupun penerapan rekayasa lalu lintas.
Pengguna jalan yang melintasi jalur Jember-Banyuwangi diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melewati titik kerusakan tersebut.(æ/red)





