SIKKA, BeritaTKP.com — Empat penyelam yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus saat menyelam di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Keempat penyelam tersebut terdiri dari satu warga negara Austria, dua warga negara Irlandia, dan satu warga negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai pemandu wisata.

Tim SAR Gabungan menemukan mereka secara bertahap dalam dua hari pencarian.

Penyelam Austria Ditemukan Lebih Dulu

Penyelam pertama ditemukan pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.

Tim SAR Gabungan bersama nelayan menemukan Patricia Retter (42), warga negara Austria, di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale.

Patricia ditemukan dalam kondisi selamat setelah sebelumnya dilaporkan terseret arus saat melakukan penyelaman.

Dua WN Irlandia Ditemukan Senin Pagi

Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin (5/10/2026) dengan melibatkan sejumlah unsur SAR.

Kepala SAR Maumere Fathur mengatakan sejumlah armada dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan, termasuk KN SAR Puntadewa 250, Speed Polair KP Sukur, Sea Rider KN SAR Puntadewa, dan Rubber Boat Kantor SAR Maumere.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.00 WITA, tim menemukan dua penyelam asal Irlandia, Dervla Mulligan (28) dan Darragh MC Kierna (27).

Keduanya ditemukan dalam kondisi selamat di perairan yang berjarak sekitar 3,17 nautical mile (NM) dari lokasi awal kejadian.

“Kedua WN Irlandia ini bernama Dervla Mulligan (28) dan Darragh MC Kierna (27). Mereka ditemukan selamat,” ujar Fathur.

WNI Tour Guide Ditemukan Lima Menit Kemudian

Tidak lama setelah dua warga negara Irlandia ditemukan, pencarian kembali membuahkan hasil.

Sekitar pukul 09.05 WITA, Speed Polair KP Sukur menemukan Frederik Horipun (39), WNI yang berprofesi sebagai tour guide.

Frederik juga ditemukan dalam kondisi selamat. Dengan penemuan tersebut, seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Setelah keempat penyelam ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

Total terdapat empat penyelam yang berhasil ditemukan, terdiri dari satu WNA Austria, dua WNA Irlandia, dan satu WNI.

Fathur mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan, termasuk Basarnas, nelayan, TNI, dan Polri.

“Pelaksanaan operasi SAR ini tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi seluruh unsur SAR Gabungan,” kata Fathur.

Unsur yang terlibat antara lain Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, serta Satpolair Polres Sikka.(æ/red)