PASURUAN, BeritaTKP.com — Aksi pencurian sepeda motor di Jalan Sunan Ampel, Kota Pasuruan, berakhir gagal setelah pelaku kepergok warga. Kawanan tersebut bahkan diduga mengancam warga menggunakan benda menyerupai senjata api dan melempar benda yang diduga petasan saat melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Polisi kini masih menyelidiki identitas dan keberadaan para pelaku.
Hendak Curi Motor di Depan Kantor Notaris
Berdasarkan keterangan kepolisian, empat orang yang mengendarai dua sepeda motor Honda BeAT tanpa pelat nomor datang ke kawasan tersebut.
Mereka diduga menyasar sepeda motor Honda BeAT milik seorang warga berinisial MA yang sedang terparkir di depan kantor notaris. Kendaraan tersebut dalam kondisi terkunci.
Salah seorang terduga pelaku kemudian turun dan mencoba mengambil motor tersebut.
Aksi itu diketahui dua saksi, DS dan SO. Keduanya kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga para terduga pelaku meninggalkan motor yang menjadi sasaran.
Pelaku Diduga Todongkan Senjata
Saat menyadari aksinya diketahui warga, salah seorang terduga pelaku diduga mengarahkan benda menyerupai senjata api kepada saksi.
Polisi masih menyelidiki jenis dan kepastian benda tersebut. Dalam keterangan awal, benda itu diduga berupa airsoft gun atau senjata api rakitan.
Pada saat yang sama, salah seorang anggota kelompok yang berada di atas sepeda motor diduga melempar benda yang disebut polisi sebagai petasan. Benda tersebut mengenai tembok pembatas bangunan.
Tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Polisi mengamankan plastik pembungkus petasan, pecahan tembok yang diduga terdampak lemparan benda tersebut, serta rekaman CCTV yang merekam kejadian.
Keempat terduga pelaku melarikan diri ke arah timur setelah aksinya gagal.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap rangkaian kejadian secara lebih lengkap.(æ/red)





