BANDAR LAMPUNG, BeritaTKP.com — Seorang perempuan berinisial TR (26) asal Bali ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Jalan Jaya, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban ditemukan setelah keluarga menghubungi pemilik kos karena TR tidak merespons telepon maupun panggilan. Keluarga diketahui mengetahui bahwa korban sedang mengalami masalah kesehatan.

Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan mengatakan pemilik kos kemudian mendatangi kamar korban bersama sejumlah penghuni lainnya.

“Korban ditemukan di dalam kamar kos dalam keadaan terlentang di atas kasur,” kata Pandiangan, Jumat (25/9/2026).

Keluarga Minta Pemilik Kos Mengecek Kondisi Korban

Peristiwa bermula ketika keluarga TR berulang kali berusaha menghubungi korban pada Kamis pagi.

Karena tidak mendapatkan respons, keluarga kemudian meminta bantuan pemilik kos, H Okario Herosdwison Herman, untuk mengecek kondisi korban.

Pemilik kos mendatangi kamar TR. Namun, pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam dan tidak ada jawaban meski sudah dipanggil serta diketuk.

Pemilik kos kemudian bersama rekan kerja sekaligus tetangga kos korban, Nurini Indriyani, dan penghuni kos lainnya, Mohammad Nur Irfan Iskandar, berusaha memastikan kondisi TR.

Setelah upaya tersebut tidak mendapat respons, keluarga memberikan izin melalui sambungan telepon untuk membuka kamar secara paksa.

Polisi menyebut saksi kemudian berhasil masuk ke kamar dan menemukan TR sudah tidak merespons.

Korban Disebut Memiliki Riwayat Penyakit

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, TR diketahui memiliki riwayat penyakit dan sebelumnya pernah menjalani perawatan di RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Rekan kerja korban, Nurini Indriyani, menyebut TR sebelumnya pernah menjalani perawatan dengan diagnosis kekurangan kalium.

TR diketahui bekerja di Resto Kemuning. Namun, sehari sebelum ditemukan meninggal, korban disebut telah mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar korban. Beberapa obat tersebut diketahui memiliki identitas TR.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian hanya berdasarkan riwayat kesehatan dan temuan obat-obatan tersebut.

Polisi Evakuasi Jenazah ke Rumah Sakit

Setelah menerima laporan, polisi melakukan pengamanan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Unit Identifikasi (Inafis) Polresta Bandar Lampung juga melakukan pemeriksaan di lokasi.

Sekitar pukul 14.41 WIB, jenazah TR kemudian dievakuasi menggunakan ambulans pelayanan kesehatan Kota Bandar Lampung menuju RSUD Abdul Moeloek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban telah menerima informasi mengenai kematian TR dan disebut sedang dalam perjalanan menuju Lampung.

Kapolsek Sukarame mengatakan dugaan sementara korban meninggal karena sakit dengan mempertimbangkan riwayat kesehatan serta temuan obat-obatan di kamar.

Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian dan mengantisipasi kemungkinan lain.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit, dengan mempertimbangkan riwayat penyakit serta temuan obat-obatan di kamar kosnya. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian dan mengantisipasi kemungkinan lain,” ujar Pandiangan.

Hingga pemeriksaan lebih lanjut selesai, penyebab pasti kematian TR masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.(æ/red)