BANJARBARU, BeritaTKP.com — Tiga jenazah korban musibah Kapal Virgo Transport 8 dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas menuju Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (25/9/2026).
Evakuasi melalui jalur udara dilakukan setelah kondisi cuaca di lokasi pencarian dinilai memungkinkan untuk penerbangan helikopter.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengatakan proses evakuasi baru dapat dilakukan setelah kondisi cuaca mendukung.
“Jenazah korban dievakuasi jalur udara setelah cuaca memungkinkan untuk penerbangan helikopter,” kata Hilman di Banjarbaru, Jumat (25/9/2026).
Langsung Dibawa untuk Proses Identifikasi
Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, ketiga jenazah langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi melalui Disaster Victim Identification (DVI).
Pihak Lanud juga melakukan pengamanan dan sterilisasi area apron selama proses kedatangan helikopter.
Hilman mengatakan seluruh unsur terkait terus bersinergi dalam proses evakuasi dan identifikasi korban.
“Tentunya kami saling sinergi dalam operasi kemanusiaan ini demi menjaga harapan keluarga hingga korban bisa dievakuasi dan teridentifikasi,” ujarnya.
52 Korban Meninggal Telah Ditemukan
Berdasarkan laporan Basarnas yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, hingga Jumat (25/9/2026) tim SAR gabungan menemukan 10 jenazah korban Kapal Virgo sepanjang pagi hingga siang.
Dengan tambahan temuan tersebut, total korban yang telah ditemukan mencapai 160 orang.
Rinciannya, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 52 orang meninggal dunia.
Sementara itu, masih terdapat 83 korban yang belum ditemukan.
Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk mencari korban yang masih belum ditemukan.
Dari total 243 penumpang dan kru Kapal Virgo Transport 8, proses pencarian hingga hari ke-13 masih terus berlangsung.
Tim SAR juga melanjutkan upaya evakuasi dan identifikasi terhadap korban yang telah ditemukan agar dapat segera diketahui identitasnya dan diserahkan kepada keluarga.(æ/red)





