SURABAYA, BeritaTKP – Umi, warga Kudus, Jawa Tengah, datang ke Posko Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk mencari kepastian terkait keberadaan suami dan adiknya yang masih belum ditemukan setelah kapal tersebut hilang kontak di perairan Laut Jawa.
Suaminya, Yusuf, bersama adiknya, Adam, tercatat sebagai penumpang KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Yusuf diketahui bekerja sebagai sopir truk ekspedisi, sementara Adam merupakan kernet.
Komunikasi terakhir Umi dengan Yusuf terjadi melalui panggilan video pada Sabtu (12/9/2026) pagi. Saat itu, Yusuf masih sempat menghubungi istrinya ketika hendak naik ke kapal.
“Sejak saat itu, tidak ada lagi kabar dari Yusuf maupun Adam,” ujar Umi saat berada di posko.
Umi mengaku datang langsung ke Surabaya karena belum mendapatkan kepastian mengenai kondisi keluarganya. Meski nama Yusuf dan Adam tercatat dalam daftar manifes kapal, keduanya belum masuk dalam daftar korban yang berhasil ditemukan.
“Harapan saya segera ditemukan, pokoknya harus diupayakan. Dalam daftar penumpang ada, tetapi di daftar pencarian, suami sama adik saya belum ada,” katanya.
Selain Umi, keluarga korban lain juga mendatangi posko untuk mencari informasi. Salah satunya Ruswi yang mencari kabar kakak iparnya, Edi Sukamto, warga Lumajang, Jawa Timur, yang bekerja sebagai oiler atau kru bagian mesin kapal.
Menurut Ruswi, Edi biasanya rutin berkomunikasi dengan keluarga melalui WhatsApp. Namun, komunikasi terakhir terhenti pada Minggu malam.
Keluarga korban kini hanya menunggu perkembangan dari tim SAR gabungan yang masih melakukan pencarian. Mereka berharap para korban segera ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun agar keluarga mendapat kepastian mengenai keberadaan mereka.
Berdasarkan data Basarnas hingga Senin (14/9/2026), dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8, sebanyak 114 orang telah ditemukan. Sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Operasi pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, sementara keluarga korban tetap menunggu kabar di posko dengan harapan mendapatkan kepastian mengenai orang-orang yang mereka cintai.(æ/red)





