GRESIK, BeritaTKP – Delapan anak buah kapal (ABK) TB BMT 20 yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Bawean, Gresik, akhirnya berhasil ditemukan dan diselamatkan. Sebelumnya, mereka bertahan hidup di atas tongkang yang hanyut setelah kapal tugboat yang mereka tumpangi tenggelam.
Kepala Basarnas Surabaya Nanang Teguh mengatakan seluruh ABK berhasil dievakuasi oleh kapal SPOB BRM 400 yang saat itu melintas di sekitar lokasi. Kapal tersebut kemudian membawa kedelapan ABK menuju Semarang.
“Pada pukul 14.00, kami menerima informasi bahwa kedelapan ABK yang berada di tongkang tersebut sudah berhasil diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400 dengan tujuan menuju Semarang,” ujar Nanang, Selasa (15/9/2026).
Informasi penyelamatan diterima Basarnas ketika KN SAR Permadi sedang melakukan pencarian di wilayah perairan Gresik. Kapal tersebut sebelumnya dikerahkan untuk membantu pencarian korban insiden KM Virgo Transport 8 sebelum dialihkan untuk mencari ABK TB BMT 20.
Setelah menerima kabar penyelamatan, Basarnas melakukan komunikasi dengan kapal SPOB BRM 400. Kapal penyelamat diketahui berada sekitar 16 nautical mile dari KN SAR Permadi.
Basarnas Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk melakukan penjemputan dan penanganan terhadap delapan ABK setelah kapal tiba di pelabuhan.
Sebelumnya, TB BMT 20 milik PT Dharmalancar Sejahtera mengalami kecelakaan saat berlayar dari Rembang menuju Kintap, Kalimantan Selatan. Kapal tersebut tenggelam sekitar 15 nautical mile sebelah barat Pulau Bawean pada Minggu (13/9/2026) akibat dugaan cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Saat kapal tenggelam, delapan ABK menyelamatkan diri dengan naik ke atas tongkang yang ditarik kapal tersebut. Namun, tongkang sempat hanyut setelah jangkar terlepas sehingga para ABK harus bertahan di tengah laut hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.(æ/red)





