SUKABUMI, BeritaTKP – Seorang pria berinisial AS alias Agus yang mengaku sebagai wartawan diamankan aparat Polsek Sukaraja setelah membuat keributan di lingkungan SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi.

Pria tersebut diduga meminta sejumlah uang kepada pihak sekolah. Situasi kemudian memanas hingga AS disebut merampas telepon seluler milik seorang guru yang merekam kejadian tersebut.

Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaini membenarkan adanya pengamanan terhadap pria yang mengaku wartawan tersebut. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mendalami dugaan pemerasan dan motif di balik keributan.

“Motifnya untuk sementara masih kita dalami karena kita perlu memeriksa saksi-saksi yang ada. Diduga memang seperti itu (minta uang), tapi nanti akan kita dalami,” ujar Aguk.

Selain memeriksa dugaan tindak pidana, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pelaku. Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan BNNK.

Hasil tes urine menunjukkan AS positif mengandung zat amfetamin.

Bermula dari Permintaan Uang

Peristiwa tersebut bermula ketika AS mendatangi SDN Sukaraja 2 dan menagih uang yang disebut sebagai jatah media bulanan sebesar Rp100 ribu untuk September.

Namun, pihak sekolah belum dapat memenuhi permintaan tersebut lantaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disebut belum cair.

Penolakan tersebut diduga membuat AS emosi. Ia kemudian membentak pihak sekolah hingga situasi tersebut membuat sejumlah siswa dan orang tua merasa panik.

Keributan semakin memanas ketika seorang guru PNS bernama Hendriani mencoba merekam kejadian menggunakan telepon selulernya.

AS kemudian disebut berusaha mengambil ponsel milik guru tersebut. Aksi itu akhirnya dihentikan oleh warga sekolah sebelum yang bersangkutan diamankan dan dibawa ke kepolisian.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan pemerasan, perampasan telepon seluler, serta hasil pemeriksaan narkoba terhadap AS.

Penyidik juga masih menentukan penerapan pasal secara lengkap berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh.(æ/red)