MOJOKERTO, BeritaTKP – Kondisi lima korban akibat ledakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali mulai terungkap. Tiga teknisi instalasi gas mengalami luka bakar serius, sementara dua pegawai SPPG lainnya mengalami luka ringan akibat tertimpa plafon.

Salah satu korban, Edi Suyanto (55), harus dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya karena mengalami luka bakar sekitar 90 persen.

Plt Kepala Puskesmas Puri, dr Nurul Maslichanah, mengatakan dua pegawai SPPG yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang dari RSI Sakinah. Keduanya yakni Maulin Nikmah (35) dan Robiatul Adawyah (33), warga Desa Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto.

Keduanya mengalami cedera kepala setelah tertimpa plafon ruang kerja yang ambruk akibat ledakan.

“Kunjungan rumah untuk memantau atau merawat luka yang kemarin itu dan melihat perkembangannya,” ujar dr Nurul saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (14/8/2026).

Tiga Teknisi Alami Luka Bakar

Sementara itu, tiga korban luka bakar merupakan teknisi instalasi gas elpiji dari PT Energi Alam Utama. Mereka adalah:

Piter Nando (36), warga Porong, Sidoarjo, mengalami luka bakar sekitar 63 persen.

Edi Suyanto (55), warga Jetis, Mojokerto, mengalami luka bakar sekitar 90 persen.

Kwin Lan (48), warga Jetis, Mojokerto, mengalami luka bakar sekitar 45 persen.

Piter masih menjalani perawatan di RSI Sakinah. Sementara Kwin Lan menjalani perawatan di RS Gatoel.

Adapun Edi yang mengalami luka bakar paling parah telah dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Yang di Rumah Sakit Gatoel, pagi tadi ada satu yang sudah dirujuk ke Soetomo. Atas nama Edi karena lukanya yang 90 persen,” jelas dr Nurul.

Biaya Pengobatan Ditanggung BPJS

Terkait biaya pengobatan, dr Nurul menyebut para korban telah memiliki kepesertaan BPJS. Sebagian di antaranya juga terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan melalui perusahaan tempat mereka bekerja.

“Informasinya kan (para korban) sudah mempunyai BPJS, ada juga yang sudah mempunyai BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Ledakan Ambrukkan Empat Atap Ruangan

Ledakan SPPG Mojokerto Puri Medali terjadi pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ledakan tersebut mengakibatkan atap empat ruangan ambruk, yakni ruang pemorsian, ruang omprengan, kantor, dan ruang rapat. Ledakan juga memicu kebakaran yang membakar bagian atas ruang pemorsian dan ruang omprengan.

Sedikitnya dua unit truk pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB.

SPPG Mojokerto Puri Medali yang berada di Desa Medali, Kecamatan Puri, tersebut diketahui memproduksi sekitar 3.700 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari.

Sementara penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(æ/red)