Denpasar, BeritaTKP.com – Peristiwa penusukan yang dilakukan seorang pria terhadap istri dan mertuanya menggegerkan warga Jalan Siulan, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Bali, pada Selasa (4/8/2026) malam. Pelaku berinisial IMP (42) diduga menyerang kedua korban setelah mengalami gejala cemas dan kebingungan, meski sebelumnya telah diberikan obat penenang.
Akibat kejadian tersebut, istri pelaku berinisial NWU (32) mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri, sedangkan ayah korban sekaligus mertua pelaku, LKS (58), menderita luka robek pada bahu kanannya saat berusaha menyelamatkan putrinya.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan kedua korban saat ini dalam kondisi sadar dan masih menjalani penanganan medis.
“Saat ini kedua korban dalam kondisi sadar. Untuk kondisi korban masih menunggu hasil rontgen dan pemeriksaan dari dokter spesialis bedah,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Berawal dari Gejala Cemas
Berdasarkan keterangan korban, IMP diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan selama ini rutin menjalani pengobatan.
Sehari sebelum kejadian, pelaku disebut mulai menunjukkan perubahan perilaku, seperti kebingungan dan kecemasan. Pada malam kejadian sekitar pukul 21.00 WITA, sang istri sempat memberikan obat penenang sesuai anjuran medis. Namun, obat tersebut diduga tidak memberikan efek yang diharapkan.
Tak lama kemudian, tanpa sepengetahuan istrinya, IMP mengambil sebilah pisau dan langsung menyerang NWU hingga mengalami luka tusuk di bagian punggung.
Korban yang terluka kemudian berteriak meminta pertolongan, membuka pintu kamar, dan berlari keluar rumah hingga bertemu ayahnya.
NWU selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Dharma Yadnya untuk mendapatkan perawatan medis.
Mertua Ikut Jadi Korban
Mendengar teriakan anaknya, LKS berusaha masuk ke kamar untuk menyelamatkan korban.
Namun saat mencoba menghalangi pelaku, IMP diduga mengambil senjata tajam lain berupa pedang dan mengayunkannya ke arah LKS hingga mengenai bahu kanannya.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk menjalani pengobatan.
Polisi Amankan Pelaku
Petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WITA setelah menerima laporan warga.
Setelah dilakukan upaya pengamanan bersama masyarakat, pelaku akhirnya berhasil diamankan sekitar pukul 00.00 WITA.
Karena diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan, IMP kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut, termasuk mendalami kondisi kejiwaan pelaku saat kejadian berlangsung serta menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis.(æ/red)





