Tangerang, BeritaTKP.com – Aparat Bea dan Cukai bersama Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyelundupan narkotika yang melibatkan seorang pilot maskapai asal Malaysia berinisial MS. Tersangka diduga membawa lebih dari 70 ribu butir ekstasi dengan berat sekitar 25,19 kilogram melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Selain ekstasi, petugas juga menemukan paket sabu di dalam barang bawaan tersangka.
Dicurigai Saat Melintas Mesin X-Ray
Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan, menjelaskan MS tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB setelah menerbangkan pesawat dari Kuala Lumpur, Malaysia.
Saat pemeriksaan bagasi, petugas mencurigai isi salah satu koper dinas milik tersangka yang masih mengenakan seragam pilot. MS kemudian dibawa bersama kopernya ke ruang pemeriksaan untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Ekstasi Disembunyikan di Balik Pakaian
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 14 kantong berisi pil ekstasi dengan total berat sekitar 25,19 kilogram atau sekitar 70.000 butir.
Barang haram tersebut diduga disembunyikan di antara tumpukan pakaian ganti di dalam koper dinas milik tersangka.
Selain itu, petugas juga menemukan satu paket sabu seberat 2,7471 gram yang disimpan di dalam tas tangan yang dibawa MS.
Hasil Tes Urine Positif Narkotika
Menurut Hengky, tersangka mengaku sabu tersebut digunakan untuk konsumsi pribadi.
Hasil tes urine yang dilakukan penyidik menunjukkan MS positif mengandung metamfetamina, MDMA (ekstasi), dan ganja.
Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan yang dilakukan aparat.
Diduga Manfaatkan Status sebagai Pilot
Bea dan Cukai menduga tersangka berusaha memanfaatkan statusnya sebagai kru pesawat untuk mempermudah membawa narkotika masuk ke Indonesia.
Meski demikian, Hengky menegaskan seluruh kru penerbangan, baik pilot maupun awak kabin, tetap menjalani pengawasan sesuai prosedur yang berlaku.
Menurutnya, kasus dugaan penyelundupan narkotika dengan melibatkan seorang pilot merupakan yang pertama kali terungkap di Bandara Soekarno-Hatta.
Penyidikan Terus Berlanjut
Selain narkotika, petugas turut menyita sejumlah barang milik tersangka, di antaranya seragam pilot, telepon genggam, serta barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan perkara.
Saat ini, aparat masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan narkotika tersebut.(æ/red)





