MOROWALI, BeritaTKP.com – Kasus pengeroyokan hingga berujung kematian yang menimpa seorang pemuda bernama Wawan Sudirman (33) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, akibat diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor terus diusut. Wanita pemilik kendaraan yang hendak diambil korban akhirnya menceritakan kronologi awal mula insiden tersebut.
Peristiwa nahas itu bermula ketika pemilik motor datang ke sebuah minimarket untuk membeli susu dan memarkir kendaraannya dengan posisi kunci kontak masih menempel di motor.
Saat berada di dalam minimarket, pemilik melihat korban Wawan menaiki sepeda motor miliknya. Semula, ia mengira pria tersebut hanya ingin memindahkan posisi parkir kendaraan agar tidak menghalangi kendaraan lain.
“(Saya bilang) ‘Oh, kayaknya mau na geser ini’. Kadang itu ada (mobil) kampas kalau di Indomaret toh. ‘Oh, kayaknya ini orang mau na geser ji motorku’,” ungkap wanita pemilik motor dalam rekaman suara yang beredar, Rabu (29/7/2026).
Sempat Beri Alasan Tidak Masuk Akal Namun, kecurigaan muncul ketika pemilik melihat Wawan mulai menyalakan kunci motor dan berupaya mendorong kendaraan tersebut keluar dari area parkir minimarket. Sontak, pemilik motor langsung bergegas keluar dan mengejar korban.
Saat diinterogasi, Wawan sempat berdalih bahwa ia berniat meminjam motor tersebut untuk mengejar temannya yang disebut telah mencuri handphone miliknya. Kendati demikian, pemilik motor tidak langsung percaya karena merasa tidak saling mengenal dan menilai alasan tersebut tidak masuk akal.
“Baru na (dia) bilang lagi begini, ‘jatuh HP-ku di jalan, mau ka (saya mau) pergi cari’. Kubilang, tidak masuk akal sekali, kasihan itu. Biar anak-anak juga bilangi pasti bohong ki (kamu bohong) karena tidak masuk akal itu mau kejar teman baru pakai motorku. Saya saja tidak kenal sama kita (kamu),” paparnya.
Situasi tersebut dengan cepat menarik perhatian para pekerja dan warga di sekitar lokasi kejadian. Wawan yang panik sempat mengaku melakukan pencurian dan melarikan diri ke dalam area minimarket untuk menyelamatkan diri dari kerumunan warga.
Nahas, situasi di lokasi semakin tidak terkendali hingga korban akhirnya menjadi sasaran amuk massa yang berujung pada kematian tragis. Kasus ini kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian setempat untuk mengusut tuntas keterlibatan para pelaku pengeroyokan.(æ/red)





