SUKABUMI, BeritaTKP.com – Penemuan sesosok mayat yang telah menjadi kerangka di area perkebunan jati milik PT IBP, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (13/7/2026), mulai menemui titik terang. Pihak keluarga menduga kuat bahwa kerangka tersebut adalah Maryani alias Yani (33), seorang ibu dari empat orang anak yang sempat dilaporkan hilang kontak sejak akhir Juni lalu.

Ciri Fisik Jadi Petunjuk Utama Keyakinan keluarga muncul setelah melihat barang-barang dan ciri fisik yang ditemukan bersama kerangka tersebut. Nuryamah, kakak kandung korban, mengungkapkan bahwa meskipun kondisi jenazah sudah tidak utuh, beberapa petunjuk sangat identik dengan sosok Yani.

“Dari bajunya, dari rambutnya mungkin tadi pak polisi bilang ada rambutnya disambung. Terus giginya yang pakai itu bekas pakai behel,” ujar Nuryamah saat menunggu hasil visum forensik di RS Bhayangkara Setukpa, Rabu (15/7/2026).

Kronologi Hilangnya Korban Menurut Nuryamah, pihak keluarga sudah tidak dapat berkomunikasi dengan Yani sejak 29 Juni 2026. Sebelum kehilangan kontak, Yani sempat memberi kabar kepada anak-anaknya bahwa ia sedang menginap di rumah salah seorang rekannya. Diketahui, Yani baru menetap di wilayah Sagaranten selama satu bulan terakhir dengan menyewa sebuah kamar kos.

Meski telah memiliki dugaan kuat berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan pihak kepolisian, pihak keluarga saat ini masih menunggu hasil tes DNA secara resmi untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara hukum.

“Begitu polisi bilang ada ciri-cirinya, ya saya berpikir itu adik saya, tapi ya belum keluar tes DNA, saya juga masih ragu, ya,” tambah Nuryamah dengan nada lirih.

Langkah Kepolisian Seperti diketahui, warga sempat digegerkan oleh penemuan mayat dalam kondisi mengenaskan tanpa identitas di area perkebunan pohon jati milik PT IBP. Kondisi tubuh korban dari wajah hingga paha sudah rusak parah saat ditemukan oleh warga yang sedang memperbaiki jalan.

Hingga saat ini, pihak Polsek Sagaranten bersama Unit Reskrim terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kematian serta tabir di balik hilangnya korban. Kepergian Yani meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama bagi keempat anaknya yang kini harus kehilangan sosok ibu.(æ/red)