SURABAYA, BeritaTKP.com – Aksi penganiayaan berdarah terjadi di kawasan Jalan Ciliwung, Surabaya, pada Kamis (9/7/2026) malam. Seorang pria berinisial DK (27) nekat memukul kepala temannya sendiri, RJS, menggunakan besi galvalum hanya karena tersinggung dengan balasan pesan di WhatsApp.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Eko Aprianto, menjelaskan bahwa perselisihan bermula saat pelaku menghubungi korban untuk menanyakan keberadaan temannya. Namun, jawaban korban dianggap menyinggung perasaan pelaku. Situasi memanas saat pelaku mengunggah status WhatsApp bernada sindiran yang dibalas oleh korban dengan kalimat, “HELUKKK NGERII BOSSS.”

“Tersangka yang membaca balasan seperti itu emosi dan bertanya kepada korban, ‘Mengapa dengan status saya?’. Sehingga tersangka tambah emosi,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).

Dipukul dengan Besi Runcing Dalam kondisi marah besar, pelaku pulang ke rumah untuk mengambil besi galvalum sisa material bangunan sepanjang 45 sentimeter. Besi tersebut memiliki ujung yang runcing akibat bekas potongan gerinda.

Pelaku kemudian mendatangi korban dan langsung memukul kepala korban sebanyak satu kali dengan besi tersebut. Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek cukup parah di bagian kepala sepanjang 15 sentimeter serta luka pada jari tengah tangan kanannya.

“Setelah melakukan penganiayaan, tersangka langsung kabur dan membuang besi galvalum tersebut ke dalam gorong-gorong atau sungai di Jalan Bumiarjo, Surabaya,” tambah Eko.

Proses Hukum Saat ini, pelaku telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan ditahan di Mapolsek Wonokromo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku terancam jeratan hukum akibat tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat pada korban.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih bijak dalam berkomunikasi di media sosial dan mengedepankan komunikasi yang baik untuk menyelesaikan kesalahpahaman, guna menghindari konflik yang berujung pada tindakan kriminal.(æ/red)