Pria di Lampung Dibacok Tetangga Pakai Golok, Alami 20 Luka di Sekujur Tubuh

Lampung Selatan, BeritaTKP.com – Kasus penganiayaan berat yang menggemparkan warga terjadi di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Seorang pria bernama Yudi Kurniawan menjadi korban pembacokan brutal yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri. Akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis golok tersebut, korban menderita sekitar 20 luka bacok dari bagian leher hingga kaki.

Peristiwa berdarah itu berlangsung pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Lokasi kejadian tepatnya berada di Perumahan Sidosari 3, Blok M Nomor 46, Dusun Cisarua, Desa Muara Putih, Kecamatan Natar.

Kronologi Penyerangan Berdarah

Kapolsek Natar, AKP Setyo Budi Howo, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, pelaku penyerangan diduga kuat merupakan tetangga korban sendiri yang berinisial SS.

Petaka ini pertama kali diketahui oleh kakak korban, Dedi Kurniawan, yang mendapat kabar bahwa adiknya telah terkapar bersimbah darah akibat dibacok. Tidak lama berselang, istri korban kembali menghubungi Dedi dan mengabarkan bahwa Yudi telah dievakuasi secara darurat ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung guna mendapatkan pertolongan medis.

Setibanya di rumah sakit, pihak keluarga dibuat terkejut dan histeris mendapati kondisi korban yang sangat mengenaskan. Yudi mengalami luka bacok parah yang bertubi-tubi di sekujur tubuhnya, meliputi area:

  • Leher
  • Tangan
  • Paha
  • Kedua belah kaki

Perburuan Pelaku oleh Pihak Kepolisian

Tak terima dengan aksi keji tersebut, keluarga korban langsung tancap gas melaporkan kejadian ini ke Polsek Natar agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Natar langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar tempat kejadian.

“Anggota sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Pelakunya kini masih dalam pengejaran tim, karena diduga kabur setelah menganiaya korban,” ungkap AKP Setyo Budi, Senin (29/6/2026).

Hingga saat ini, tim gabungan kepolisian masih terus memburu keberadaan pelaku SS dan mendalami motif pasti di balik aksi pembacokan sadis tersebut.(æ/red)