
Bandar Lampung, BeritaTKP.com – Warga Bandar Lampung digemparkan oleh maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi secara beruntun pada Sabtu (27/6/2026). Dalam kurun waktu kurang dari sehari, sedikitnya tiga unit sepeda motor raib digondol maling yang diduga merupakan orang yang sama. Aksi pelaku bahkan terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Beraksi Rapi Menyamar sebagai Mahasiswa
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan para saksi di lokasi, pelaku memiliki ciri-ciri fisik dan pakaian yang khas. Ia menjalankan aksinya dengan menyamar mengenakan atribut rapi berupa pakaian dinas harian (PDH) kampus berwarna hitam, dilapisi hoodie abu-abu, dan dipadukan dengan celana panjang hitam.
Aksi komplotan ini terbilang sangat nekat lantaran dilakukan di siang hari dengan menyasar kawasan indekos dan kampus. Berikut adalah rangkaian titik lokasi tempat pelaku beraksi dalam sehari:
- Lokasi Pertama (Pukul 12.00 WIB): Pelaku beraksi di kawasan kampus UIN Raden Intan Lampung, Kecamatan Sukarame.
- Lokasi Kedua (Pukul 14.00 WIB): Pelaku menyatroni area indekos di Gang Karya, Kecamatan Rajabasa. Salah satu korbannya adalah mahasiswi bernama Dewi Sri Setia.
- Lokasi Ketiga (Pukul 15.00 WIB): Pelaku kembali beraksi di depan Universitas Malahayati.
Gagal di Motor Pertama, Pelaku Langsung Sasar Incaran Lain
Salah satu korban, Dewi Sri Setia, menuturkan bahwa motornya dicuri saat tengah terparkir di depan kamar kosnya di kawasan Rajabasa. Saat kejadian, Dewi sedang berada di dalam kamar sehingga tidak menyadari ada tamu tak diundang.
Dari rekaman CCTV, pelaku awalnya sempat mencoba membobol motor milik induk semang/pemilik kos. Namun, upaya tersebut gagal karena kendaraan terkunci cakram ganda. Tidak kehabisan akal, pelaku langsung mengalihkan sasarannya ke motor milik Dewi yang terparkir tidak jauh dari sana.
Dalam hitungan menit, kunci kontak berhasil dibobol. Pemilik kos yang baru menyadari kejadian tersebut sempat berupaya melakukan pengejaran, tetapi pelaku yang sudah bersiap langsung tancap gas melarikan diri. Di lokasi kejadian, pelaku hanya meninggalkan helm korban tergeletak begitu saja.
Selain tiga kejadian beruntun tersebut, Dewi juga mendapat informasi bahwa pada hari dan lokasi sekitar sempat terjadi kasus pencurian motor lain yang wajah pelahunya turut terekam kamera CCTV.
Tindak Lanjut Kepolisian
Para korban telah bergegas melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib agar sindikat curanmor tersebut tidak kembali memakan korban baru.
Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, mengonfirmasi pihaknya telah resmi menerima laporan dari korban Dewi. Sebagai tindak lanjut, penyidik langsung tancap gas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghimpun keterangan dari saksi-saksi di lapangan.
“Laporan sudah kami terima. Anggota juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” ungkap Ono, Senin (29/6/2026).
Aparat kepolisian kini tengah menganalisis rekaman CCTV dan memburu pelaku yang meresahkan sivitas akademika dan masyarakat Bandar Lampung tersebut.(æ/red)





