SUKABUMI, BeritaTKP.com – Misteri kematian seorang wanita berinisial R (53) yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar hotel di kawasan Jalan Stasiun, Kota Sukabumi, mulai menemui titik terang. Hasil autopsi mengungkap adanya dugaan kuat korban meninggal akibat kekerasan tumpul di bagian leher.

Dokter Forensik RSUD Syamsudin SH, dr. Nurul Aida Fathiya, menjelaskan bahwa saat pemeriksaan awal, tim medis hanya menemukan beberapa luka lecet pada wajah korban. Namun karena terdapat kejanggalan, penyidik meminta dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Dari hasil autopsi, ditemukan resapan darah di area leher serta patah pada tulang rawan gondok. Temuan tersebut menjadi indikasi kuat adanya kekerasan tumpul yang diduga menjadi penyebab kematian korban.

“Kami menemukan banyak resapan darah di daerah leher serta patah tulang rawan gondok. Temuan ini menunjukkan adanya kekerasan tumpul pada bagian leher,” ujar dr. Nurul Aida, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, cedera pada bagian leher dapat disebabkan berbagai mekanisme kekerasan, baik menggunakan benda tumpul maupun tekanan dari tangan. Namun, mekanisme pasti yang menyebabkan cedera tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan pada Selasa (23/6/2026) siang setelah pihak hotel curiga karena korban tak kunjung keluar dari kamar. Petugas kemudian membuka kamar menggunakan kunci cadangan dan mendapati korban telah meninggal dunia, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Menindaklanjuti hasil autopsi, Polsek Cikole bersama Satreskrim Polres Sukabumi Kota kini mengarahkan penyelidikan pada dugaan tindak pidana. Polisi juga tengah menelusuri keberadaan seorang pria yang diduga datang bersama korban ke hotel sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Kapolsek Cikole, Kompol Ma’ruf Murdianto, mengatakan penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi serta akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah penyidikan selanjutnya,” ujarnya.

Polisi menegaskan bahwa identitas serta peran pria yang diduga bersama korban masih didalami. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka dan masih menunggu hasil pengembangan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian wanita asal Bogor tersebut.(æ/red)