Surabaya, BeritaTKP.com — Dugaan proyek siluman di Undaan Peneleh Satu ada main dengan Pak Lurah Peneleh. Saat awak media BeritaTKP mendapatkan laporan masyarakat, salah satu warga di Undaan Peneleh Satu berinisial (C) telah mengeluh karena pipa PDAM bocor sehingga tidak bisa beraktivitas selama tiga hari.

Berdasarkan keterangan narasumber yang ada di lokasi tersebut, pihak proyek tidak mau tahu atas kebocoran pipa tersebut. Awak media tidak sampai di situ. Saat berada di lokasi, mendapatkan kejanggalan yang mana proyek tersebut dipasang asal-asalan. Yang seharusnya saat pemasangan box cover harus disemen dulu dan diberi pasir, sangat disayangkan pasir dan semen itu pun tidak ada untuk pemasangan box cover tersebut.

Box cover dipasang asal-asalan, banyak yang pecah dan berlubang. Seharusnya pihak dari proyek ada yang menjaga, seperti mandor atau pelaksana, tapi mereka tidak ada di lokasi satu pun. Awak media pun menanyakan proyek tersebut ke mandornya melalui via WhatsApp dan diarahkan ke pelaksana. Dan pelaksana mengakui jika kerjanya asal-asalan setelah foto-foto dikirim melalui via WhatsApp.

Bangunan baru tersebut saat ini tampak sedang dalam proses pembangunan. Namun, amatan pantauan oleh awak media online secara tergabung, di sekitaran proyek tidak ada papan informasi atau plang proyek. Mengenai pembangunan RT/RW juga tidak dicantumkan yang akan dibangun dan menggunakan dana apa, serta berapa volume dari bangunan itu pada Senin (18/5/2026).

Pada keesokan harinya, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 10:10 WIB awak media mendatangi Kantor Kelurahan Peneleh, yang berada di Jl. Mas Soenjoto, untuk mengkonfirmasi terkait proyek tersebut. Setibanya di Kelurahan Peneleh, awak media tidak dapat menemui lurah dan diwakili oleh Sekertaris Lurah (Sekkel) yang bernama Diana.

Saat ditemui Diana mengatakan bahwa lurah sedang tidak ada dikantor lantaran sedang ada rapat di Pemkot (Pemerintah Kota). Padahal jelas sekali diluar kantor terparkir mobil milik lurah yang menandakan bahwa lurah tersebut tidak diluar namun enggan menemui awak media seolah-olah memang ada yang ditutupi.

“Pak lurah nya sedang tidak ada mas, yang bersangkutan sedang ada rapat di Pemkot, jadi untuk saat ini tidak bisa ditemui,” ujar Diana, Selasa (19/5/2026) saat ditemui.

Tak sampai disana Diana juga berkata untuk membuat janji temu terlebih dulu dengan pak lurah namun hingga kini janji tersebut tak kunjung ditepati.

“Kalo mau ketemu pak lurah sebaiknya buat janji temu dulu mas nanti saya hubungi kembali,” sambungnya.

Bahkan saat dihubungi melalui whatsapp Lurah Peneleh juga tidak memberikan respon kepada awak media. (tim)