Malang, BeritaTKP.com – Kepolisian masih menyelidiki kasus penusukan terhadap Mat Suhadi (51), seorang satpam Perumahan Cemara Diamond Townhouse, Kota Malang, yang meninggal dunia usai mengejar pelaku pencurian. Berdasarkan hasil pendalaman terbaru, polisi menyebut terduga pelaku penusukan berjumlah satu orang.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, mengatakan kesimpulan sementara tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan pendalaman di lokasi kejadian, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.
“Hasil penyelidikan, terduga pelaku hanya satu orang,” ujar AKP Rahmad Aji Prabowo, Rabu (13/5/2026).
Menurut Rahmad, informasi awal yang menyebut pelaku berjumlah dua orang berasal dari keterangan saksi saat polisi melakukan penyelidikan awal dan olah tempat kejadian perkara. Namun, setelah rekaman CCTV diperiksa lebih lanjut, polisi memastikan bahwa pelaku yang terekam hanya satu orang.
“Dari penyelidikan anggota Opsnal melalui rekaman CCTV diketahui pelaku satu orang. Bukan dua orang,” tegasnya.
Polisi kini masih memburu pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku disebut memiliki ciri-ciri fisik bertubuh kurus, tinggi, berkulit sawo matang, serta berambut tipis agak botak.
Selain mengusut kasus penusukan, polisi juga mendalami dugaan pencurian yang terjadi di lokasi perumahan tersebut. Barang-barang yang diduga dicuri pelaku merupakan material bangunan, di antaranya kusen dan galvalum.
“Dugaan barang yang dicuri adalah material bangunan, seperti kusen dan galvalum,” jelas Rahmad.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban menerima laporan dari warga mengenai adanya orang mencurigakan di area Perumahan Cemara Diamond Townhouse pada Sabtu (9/5/2026) malam. Menindaklanjuti laporan itu, Suhadi kemudian mengecek lokasi.
Setibanya di lokasi, korban mendapati kantor pemasaran perumahan dalam kondisi berantakan. Ia juga melihat adanya sejumlah material bangunan yang diduga telah diambil pelaku. Mengetahui hal tersebut, korban kemudian berupaya mengejar pelaku yang melarikan diri.
Aksi pengejaran berakhir di kawasan Jalan Cemorokandang, tepatnya di dekat Jembatan Amprong. Di lokasi itu, korban diduga sempat berhadapan dan terlibat perkelahian dengan pelaku.
Nahas, dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut hingga akhirnya meninggal dunia. Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku serta mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas.(æ/red)





