Lombok Utara, BeritaTKP.com – Warga pesisir Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, digegerkan oleh penemuan jasad seorang wanita dewasa dalam kondisi mengenaskan, Minggu (18/1/2026). Korban ditemukan tanpa lengan kiri dan hingga kini identitasnya masih belum diketahui.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara, Iptu I Komang Wilandra, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
“Identitas korban dan penyebab meninggal dunia masih dalam proses penelusuran,” ujar Komang, Senin (19/1/2026).
Masih Menunggu Hasil Forensik
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, proses autopsi belum dilakukan karena polisi masih mengumpulkan data awal dari lapangan.
“Jasad masih berada di RS Bhayangkara Mataram. Autopsi belum dilakukan, kami menunggu hasil pendalaman awal dari lokasi kejadian,” jelas Komang.
Dugaan Kaitan dengan Laporan Orang Hilang
Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan keterkaitan antara penemuan jasad tersebut dengan satu unit sepeda motor yang ditemukan terparkir tanpa pemilik di pinggir jalan wilayah Desa Malaka pada Rabu (14/1/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, kendaraan tersebut diketahui milik seorang perempuan asal Malang, Jawa Timur, yang berdomisili di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.
“Laporan orang hilang memang kami terima. Saat ini masih kami cocokkan apakah ada kaitannya dengan korban yang ditemukan di pantai,” kata Komang.
Kondisi Jasad Masih Dirahasiakan
Terkait hasil visum luar, Komang menegaskan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci. Polisi belum memastikan apakah korban meninggal akibat tindak kekerasan atau sebab lainnya.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini korban kekerasan atau bukan. Semua masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya.
Saat ditemukan, jasad korban dilaporkan tidak mengenakan busana, hanya menggunakan kaos kaki, dengan kondisi tubuh tidak utuh. Fakta tersebut membuat aparat kepolisian semakin berhati-hati dalam menyampaikan informasi ke publik.
Penemuan ini menambah daftar kasus temuan mayat tanpa identitas di wilayah NTB. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi.(æ/red)





