Pangkep, BeritaTKP.com – Polisi mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tiga pelaku diketahui mempelajari cara membobol ATM menggunakan mesin gerinda melalui video di YouTube.
Pelaku berinisial HR (33) menjadi tersangka terakhir yang ditangkap setelah dua rekannya, MRA (29) dan RH alias OD (43), lebih dulu diamankan polisi. Ketiganya melakukan aksi pembobolan di sebuah mesin ATM di Kecamatan Bungoro pada Selasa (18/11/2025).
“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku belajar membobol ATM dari YouTube. Total pelaku ada tiga orang,” kata Panit Reskrim Polsek Bungoro, Iptu Agussalim, Senin (12/1/2026).
Dalam aksinya, MRA berperan sebagai otak pelaku. Ia menyediakan berbagai peralatan seperti tabung oksigen, gas, serta alat pemotong besi, sekaligus menyewa mobil dari Makassar menuju Pangkep. Sementara RH alias OD bertugas memotong brankas ATM menggunakan alat pemotong besi, dan HR berperan menghalangi pandangan dengan memarkir mobil tronton di depan mesin ATM.
“HR memarkir tronton agar aktivitas pembobolan tidak terlihat oleh warga dan pengguna jalan,” jelas Agussalim.
Polisi mengungkap, motif utama pembobolan tersebut dipicu masalah ekonomi. MRA diketahui terlilit utang kepada rentenir, lalu terinspirasi setelah melihat pemberitaan pembobolan ATM di televisi.
“Motifnya ekonomi. Pelaku terlilit utang, kemudian melihat berita di TV dan belajar lebih lanjut melalui YouTube,” ungkapnya.
HR yang berprofesi sebagai sopir ditangkap di kawasan galangan kapal Makassar pada Sabtu (10/1/2026) saat tengah mengantre muatan. Penangkapan dilakukan setelah polisi mengamankan dua pelaku lainnya.
Sebelumnya, aksi pembobolan tersebut gagal total karena mesin ATM justru terbakar saat digerinda. Akibat kejadian itu, pihak bank mengalami kerugian sekitar Rp120 juta, yang berasal dari kerusakan mesin ATM.(æ/red)





