Sebuah mobil Mazda CX-5 berwarna hitam ringsek usai mengalami kecelakaan di perlintasan rel Mangga Dua Square, Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, BeritaTKP.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tanah Sereal IV, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (2/1/2026) dini hari. Sebuah mobil Mazda CX-5 berwarna hitam menabrak sejumlah sepeda motor dan seorang pejalan kaki, mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 02.20 WIB, saat mobil Mazda CX-5 melaju dari arah selatan menuju utara.

Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai RNJ yang berboncengan dengan V dan A. Akibat benturan keras, sepeda motor tersebut oleng dan kembali menghantam sepeda motor lain jenis Honda PCX yang dikendarai S.

Tidak berhenti di situ, mobil tersebut kembali melaju dan menabrak seorang pejalan kaki berinisial MD yang berada di jalur yang sama.

“Korban atas nama V meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Tarakan. Sementara korban S meninggal dunia di tempat kejadian dan dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,” ujar AKP Joko.

Sementara itu, tiga korban lainnya, yakni RNJ, A, dan MD, mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki, dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Tarakan.

Usai menyebabkan kecelakaan, pengemudi Mazda CX-5 tidak berhenti dan justru melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam upaya meloloskan diri, pengemudi nekat melawan arus lalu lintas hingga akhirnya terserempet Kereta Api Lokomotif 2510 di perlintasan rel Mangga Dua Square, Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani membenarkan insiden tersebut.

“Pengemudi kendaraan melawan arus dan akhirnya terserempet kereta api di wilayah Mangga Dua, Jakarta Utara,” katanya.

Saat ini, polisi masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk dugaan bahwa pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol.

“Pengemudi sedang menjalani tes urine untuk memastikan kondisinya,” pungkas Ojo.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.(æ/red)