
Magelang, BeritaTKP.com – Sebuah video menampilkan Kepala Desa Somokaton, Kecamatan Ngluwar, Magelang, berjoget-joget saat aksi demonstrasi di Jakarta kembali ramai dibicarakan publik. Video yang beredar di TikTok dan Instagram itu memicu perdebatan lantaran dikaitkan dengan aksi demo kades yang berlangsung pada Senin (8/12/2025).
Video tersebut awalnya diunggah akun TikTok @suararakyat_45 dan langsung menyedot perhatian, dengan puluhan ribu likes dan ribuan komentar. Dalam unggahan itu, tampak Kades Somokaton, Icha, mengenakan seragam cokelat, berjoget bersama sejumlah orang berseragam serupa di tengah kerumunan massa aksi.
Namun setelah dikonfirmasi, Icha menegaskan bahwa video tersebut bukan rekaman demo tahun 2025, melainkan video lama pada 2023, saat para kepala desa melakukan aksi menuntut perpanjangan masa jabatan.
“Itu video lama. Saya juga sudah ditanya Polres. Videonya diambil saat demo tahun 2023, bukan demo kemarin,” ujar Icha, Rabu (10/12).
Icha menjelaskan bahwa ia ikut aksi tahun 2023 sebagai bentuk solidaritas bersama para kades se-Kabupaten Magelang. Ia memastikan tidak menghadiri demo Apdesi di Jakarta pada 8 Desember 2025.
“Hari itu saya melayani warga. Saya justru mengantar pasien ke RSUD Sleman dan RSUD Muntilan. Semua warga tahu saya tidak ikut demo,” tegasnya.
Icha mengaku dirugikan dengan penyebaran video lawas yang kembali dipolitisasi dan dianggap sebagai upaya menjatuhkan reputasi kepala desa.
Ia menolak anggapan bahwa para kades identik dengan perilaku negatif.
“Banyak buzzer yang framing. Tidak semua kades begitu. Selagi saya di rel yang benar, saya tidak takut,” ujarnya.
Icha juga memastikan desanya tetap disiplin dalam pengelolaan Dana Desa, dan tidak termasuk 139 desa di Magelang yang terkendala pencairan tahap kedua.(æ/red)





