
Kupang, BeritaTKP.com – Warga dikejutkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki dalam kondisi hidup di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tuak Daun Merah (TDM) IV, Kelurahan TDM, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT, Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Bayi tersebut ditemukan masih lengkap dengan ari-ari dan terbungkus baliho.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Djoko Lestari membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa bayi dalam keadaan hidup saat pertama kali ditemukan.
“Bayi yang ditemukan tadi itu masih dalam keadaan hidup,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).
Ditemukan Saat Pasutri Berziarah ke Makam Anak
Bayi itu pertama kali ditemukan oleh pasangan suami istri Lambertus Ama Tulit dan Aninda Wulo, yang saat itu sedang membakar lilin di makam anak mereka. Tak lama setelah tiba, keduanya mendengar suara aneh dari salah satu sisi area pemakaman.
Aninda meminta Lambertus memeriksa sumber suara tersebut. Saat dicek, Lambertus terperanjat menemukan seorang bayi tergeletak di tanah, terbungkus baliho dan plastik hitam, dengan ari-ari masih menempel.
Pasutri itu kemudian memberi tahu warga sekitar dan melapor ke polisi. Bayi tersebut lalu dibawa ke Rumah Sakit Dedari Kupang untuk mendapat penanganan medis darurat.
Menurut Djoko, kondisi bayi menunjukkan tanda-tanda ikatan ketat pada bagian leher.
“Saat ditangani dokter, bayi tersebut dalam keadaan terikat kencang menggunakan baliho di bagian kiri lehernya dan terbungkus plastik hitam. Di leher terlihat kemerahan akibat ikatan tersebut,” jelasnya.
Bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki berat sekitar 2,2 kilogram.
Bayi Dititipkan ke RS Bhayangkara, Polisi Buru Pelaku
Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial NTT, bayi tersebut dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang untuk perawatan dan penanganan lanjutan.
Kasi Humas Polresta Kupang Kota Ipda Frangky Lapuisaly mengatakan proses penyelidikan sedang berjalan. Unit PPA telah memeriksa tiga saksi terkait penemuan bayi tersebut.
“Pelakunya masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat.(æ/red)





