Tasikmalaya, BeritaTKP.com – Polres Tasikmalaya Kota kembali mengungkap kasus serius penculikan dan pemerkosaan terhadap seorang pelajar kelas 3 SMP. Empat dari enam pelaku berhasil ditangkap aparat di sebuah hotel kawasan Tawang pada Rabu, 26 November 2025. Korban yang merupakan warga Kota Tasikmalaya ditemukan di lokasi yang sama dengan kondisi memprihatinkan.
Empat pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial DF (24), D (21), IR (17), dan AK (17). Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran tim kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, kasus ini berawal pada Senin, 24 November 2025, ketika pelaku IR menghubungi korban melalui pesan media sosial dan mengajaknya bertemu di kawasan Dadaha.
Saat korban tiba di lokasi, IR ternyata datang bersama tiga rekannya. Korban kemudian dibawa ke wilayah Awipari sebelum akhirnya mereka memesan transportasi daring menuju sebuah hotel di daerah Tawang—bukan ke Dadaha seperti yang dijanjikan.
Setibanya di hotel sekitar pukul 19.00 WIB, korban dibawa ke sebuah kamar tempat dua pria lain telah menunggu, sehingga total pelaku menjadi enam orang. Di dalam kamar, para pelaku menggelar pesta minuman keras dan memaksa korban ikut meminum. Dalam keadaan tertekan dan mabuk, korban dipaksa melayani nafsu bejat dua pelaku, disertai ancaman dan perampasan ponsel miliknya. Aksi keji ini berlangsung sejak Selasa malam hingga Rabu pagi.
Kesempatan korban melarikan diri muncul saat ia berhasil mengakses ponselnya pada Rabu pagi. Korban segera mengirimkan lokasi keberadaannya kepada pacarnya dan mengatakan bahwa dirinya diculik. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak keluarga dan dilaporkan ke polisi.
“Kami langsung bergerak karena sebelumnya keluarga sudah melaporkan korban hilang ke Polsek sejak Senin,” ujar Kasat Reskrim.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemah, kusut, dan hanya dibalut kain sarung. Polisi memastikan penanganan korban mendapat prioritas mengingat usianya yang masih di bawah umur.
Perwira Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Diva Chalia, menjelaskan bahwa pendampingan psikologis langsung dilakukan. “Korban mengalami trauma berat, sehingga kami koordinasikan dengan unit PPA untuk pemulihan psikologisnya,” ujarnya.
Sementara itu, penyidik masih mendalami motif serta peran masing-masing pelaku. Dua pelaku lain yang melarikan diri masih dalam pengejaran intensif pihak kepolisian.(æ/red)





