Lombok Tengah, BeritaTKP.com – Aksi tegas aparat kepolisian kembali menggema di Lombok Tengah. Tim gabungan dari Polres Lombok Tengah dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika di Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Rabu (29/10/2025).

Dalam operasi yang berlangsung di tiga lokasi berbeda, petugas berhasil mengamankan 14 orang terduga pelaku, termasuk tiga orang Target Operasi (TO) yang telah lama menjadi incaran kepolisian.

“Dari hasil penindakan di tiga titik di Desa Lekor, kami berhasil mengamankan 14 orang terduga pelaku. Tiga di antaranya merupakan Target Operasi, yakni S, MK, dan M,” ungkap Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, Kamis (30/10/2025).

Menurut Kapolres, ketiga TO tersebut berperan penting dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Janapria dan sekitarnya. Penangkapan mereka merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang sudah melakukan pemantauan selama beberapa waktu terakhir.

Polisi Sita Sabu, Senjata Tajam, dan Puluhan Handphone

Dari hasil penggerebekan, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait aktivitas peredaran narkoba, di antaranya:

  • Paket plastik klip berisi sabu seberat 7,78 gram brutto
  • Satu unit timbangan digital
  • 19 bandel plastik klip bening
  • Dua buah pipa kaca dan satu set alat hisap (bong)
  • Satu alat skop plastik
  • 22 unit handphone berbagai merek yang diduga digunakan untuk transaksi
  • Sembilan unit sepeda motor tanpa surat-surat resmi
  • Beberapa senjata tajam, antara lain dua bilah parang, satu bilah samurai, serta dua senapan angin/gas

“Seluruh barang bukti kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kami menduga kuat seluruhnya berkaitan dengan aktivitas jaringan peredaran narkotika,” jelas Kapolres.

Polisi Tegas: Tak Ada Ruang bagi Jaringan Narkoba

Kapolres menegaskan bahwa operasi ini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Lombok Tengah.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi jaringan peredaran narkoba. Penindakan ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi generasi muda Lombok Tengah dari ancaman narkotika,” tegas AKBP Eko.

Seluruh pelaku kini telah diamankan di Mapolres Lombok Tengah dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi bila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

“Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba tidak akan maksimal. Mari bersama-sama kita wujudkan Lombok Tengah yang bersih dan bebas dari narkotika,” pungkasnya.

Direspons Positif oleh Warga

Operasi ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sekitar Desa Lekor. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, tim gabungan bergerak cepat melakukan penggerebekan serentak di tiga lokasi. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari warga yang merasa lebih aman dan nyaman setelah penindakan dilakukan.(æ/red)