Sampang,BeritaTKP.com – Jalur nasional di Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, kembali memakan korban akibat kecelakaan lalu lintas. Dalam dua hari berturut-turut, terjadi dua insiden berbeda yang menyebabkan sejumlah pengendara mengalami luka serius.
Minimnya penerangan jalan di kawasan tersebut kini menjadi sorotan publik sekaligus atensi dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub).
Peristiwa pertama terjadi pada Jumat malam (26/9/2025) di Desa Patarongan. Sebuah sepeda motor yang melaju dari arah barat menabrak bus mini dari arah berlawanan setelah pengendara motor itu tiba-tiba masuk ke jalur kanan. Benturan keras membuat dua pengendara motor terpental dan mengalami luka serius, sementara bus mini yang ditumpangi belasan penumpang sempat menimbulkan kepanikan.
“Motor langsung menghantam bagian depan bus. Posisinya sudah terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut. Kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit dengan bantuan aparat Polsek Torjun dan warga sekitar.
Belum hilang dari ingatan masyarakat, keesokan harinya, Sabtu (27/9/2025) malam, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Raya Torjun. Kali ini melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Beat bernopol M 2121 PO dan Honda Vario bernopol L 2738 AD. Empat orang mengalami luka-luka akibat tabrakan tersebut, salah satunya sempat tidak sadarkan diri.
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, dua kendaraan roda dua terlibat tabrak belakang di Jalan Raya Torjun. Empat korban mengalami luka ringan, dan satu sempat tidak sadarkan diri,” ujarnya, Minggu (28/9/2025). Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan.
Rangkaian kecelakaan ini memicu perhatian lebih serius dari Satlantas Polres Sampang.
“Kami akan bersurat ke Dinas Perhubungan terkait minimnya penerangan jalan di jalur Torjun. Faktor tersebut diduga turut memperbesar risiko kecelakaan, apalagi jalur ini termasuk kawasan rawan laka,” tegas AKP Sigit.
Polisi pun mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati meskipun kondisi jalan gelap.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk patuhi aturan, istirahat bila lelah, dan jangan memaksakan diri. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” pungkas AKP Sigit.(Imam B)





