Jombang, BeritaTKP.com – Seorang pemuda di Jombang mengalami nasib nahas, jari tangannya putus saat ia mempertahankan sepeda motor dan ponselnya dari aksi pelaku begal pada Jumat (21/3) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kejadian itu bermula saat korban bernama Ondy Adi Saputra (23) sedang dalam perjalalan pulang setelah ngopi bersama teman-temannya di Jombang Kota, ia mengendarai sepeda motor Honda CBR 150 sendirian. Saat berada di Jalan Raya Desa Denanyar, Jombang korban tiba-tiba dipepet oleh 2 orang laki-laki yang diketahui adalah pelaku begal. Mereka membuntuti korban dari arah Kecamatan Jombang ke Megaluh atau dari arah timur ke arah barat

Kedua pelaku tersebut berusaha memepet korban dan menyuruh korban untuk berhenti. Setelah korban berhenti, kedua pelaku meminta paksa korban menyerahkan sepeda motor yang digunakan beserta ponselnya. Korban yang berusaha mempertahankan barng miliknya dengan melawan kedua pelaku hingga terjadilah adu jotos antara korban dengan kedua pelaku.

“Saat adu jotos terjadi, salah satu pelaku mengeluarkan pedang dari sepeda motornya. Ketika pedang itu diarahkan ke saya, saya tangkis dengan tangan kiri hingga mengenai helm saya lalu salah satu pelaku saya tendang,” terang Ondy.

Beruntungnya dari arah barat ada pengendara motor yang melintasi jalur tersebut, sehingga kedua pelaku kabur ke arah timur.

Setelah pelaku kabur, korban yang merasa aman karana berhasil mempertahankan sepeda motor dan ponselnya lalu bergegas pulang kerumahnya di Desa Sumberejo, Jombang dan melaporkan kejadian itu ke Polres Jombang. Saat sampai dirumah ia baru menyadari bahwa jari tangan kirinya putus lalu ia dilarikan ke RSUD Jombang untuk menjani perawatan intensif.

Sementara itu, Polres Jombang sedang melakukan olah TKP serta melakukan penyelidikan pada kasus pembegalan itu untuk mengungkap kedua pelaku tersebut.  (sy/red)