Lombok Tengah, BeritaTKP.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Polri melalui jajaran Polda NTB dalam upaya memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

Pernyataan ini disampaikan menyusul keberhasilan tim gabungan dalam menggerebek lokasi peredaran narkoba di Desa Beleka, Kabupaten Lombok Tengah, yang mengamankan 25 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika pada Kamis (30/1/2025) beberapa waktu lalu.

“Atas nama wakil rakyat, kami mengapresiasi atas penangkapan puluhan terduga pengedar narkoba di Desa Beleka Daya. Semoga aksi serupa juga masif dilakukan di semua wilayah NTB, dengan harapan berhasil menurunkan angka peredaran narkoba secara terus menerus. Kami siap mendukung apapun upaya untuk memberantas barang haram tersebut,” tegas Isvie di Mataram, Senin (3/2/2025) dilansir Antara.

Operasi ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Lombok Tengah, Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, dan TNI. Hasilnya, sebanyak 25 orang terduga pelaku diamankan, yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 perempuan.

Sebelumnya Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Roman Smaradhana, menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, pihaknya berhasil menangkap tiga orang Target Operasi (TO) berinisial R, S, dan M. Ketiga pelaku ini diduga kuat sebagai pengedar sabu di wilayah setempat dan menggunakan rumahnya sebagai tempat bagi pelanggan untuk mengonsumsi barang haram tersebut. Selain ketiga TO, dalam penggerebekan itu, petugas juga mengamankan 22 orang non TO.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika di NTB. Operasi seperti ini akan terus kami lakukan untuk memutus rantai peredaran narkoba,” tegas Kombes Pol Roman Smaradhana dalam konferensi pers di Polres Lombok Tengah. (æ/red)