Jombang, BeritaTKP.com – Sebanyak empat kendaraan mengalami kecelakaan beruntun di KM 693+800 B tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Rabu (29/5/2024) sekitar pukul 23.03 WIB. Beruntung, tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut.

Empat kendaraan yang terlibat laka beruntun adalah truk Box Isuzu gol 2 nopol B 9132 PXS yang dikemudikan Ahmad Yanuar (27), warga Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Kemudian Toyota Hiace nopol N 7471 UQ dikemudikan Saiful Rozi (28), warga Desa Bates Kecamatan Dasuk Sumenep. Kendaraan ini ditumpangi 11 orang.

Lalu, kendaraan ketiga adalah Mazda nopol B 1192 TRV dikemudikan Rubrik R (34), warga Desa Cijati Kecamatan Cimanggo Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Serta Daihatsu Gran Max nopol W 9515 PB yang dikemudikan Ahmad Beni (39), warga Kedamean Kabupaten Gresik.

Corporate Communication Dept Head Astra Tol Jombang Mojokerto Udhi Dwi Saputro menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk paket nopol B 9132 PKS tengah berjalan dengan kecepatan 70 kilometer perjam.

Setibanya di KM 693+600 B, truk pembawa muatan paket yang dikemudikan oleh Ahmad Yanuar (27), warga Desa Canggu, Kecamatan Jatis, Kabupaten Mojokerto itu berupaya menyalip kendaraan truk lain.

“posisi dia menyalip truk dari kanan, namun karena kurang hati-hati, terjadi gesekan hingga bodi kirinya robek dan muatannya jatuh ke jalan,” lanjutnya.

Nahas, muatan paket yang tumpah itu kemudian mengenai kendaraan Hiace nopol N 7471 UQ yang dikemudikan oleh Saiful Rozi (28), warga Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

“Kemudian secara beruntun, dua kendaraan di belakangnya yakni mazda dan granmax juga ikut menabrak muatan yang jatuh itu. Semua kendaraan akhirnya berhenti di lajur samping dengan posisi normal,” ungkapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski begitu, satu orang dikabarkan mengalami luka ringan. “Untuk korban luka hanya satu orang, kondisinya luka ringan dan tidak bersedia dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

Kecelakaan itu, kini ditangani unit PJR Polda Jatim. “Seluruh kendaraan yang terlibat juga sudah dievakuasi,” pungkasnya. (Din/RED)