Surabaya, BeritaTKP.com – Nasib apes harus dialami bocah berusia 10 tahun di Surabaya. Saat sedang mengikuti kelas online di teras rumahnya yang berada di Jalan Tombak Pokak, Gang Buntu, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, handphone miliknya tiba-tiba dicopet oleh dua orang, pada Senin (14/12/2021).

Paman korban yang bernama Nyoto ,40, mengatakan bahwa peristiwa bermula saat keponakannya yang berinisial SFL duduk di depan teras rumah untuk mengikuti kelas online. Tak lama kemudian datang dua pelaku yang diduga sudah mengawasi keadaan sebelumnya. Setelah dipastikan aman, salah satunya turun dan langsung merampas handphone korban.

“Kejadiannya begitu cepat. Pelaku dua orang pakai motor Vario tahu-tahu langsung mengambil gitu saja pas korban lagi belajar online di depan rumah,” terang dia, Rabu (15/12/2021).

Aksi pelaku sempat terekam oleh closed circuit television (CCTV). Dalam rekaman tersebut, diketahui satu pelaku yang naik sepeda motor tengah menunggu di ujung gang. Sedangkan pelaku lainnya masuk untuk merampas handphone bocah kelas 5 SD tersebut. Ketika dirampas, sontak korban berteriak ‘jambret’ dan mengejar hingga depan gang.

“Saya pikir satu orang ngejambret, tidak tahunya dua orang. Satu sebagai eksekutor dan pelaku lain bersiap di motor di depan gang,” terangnya.

Korban sempat berusaha mengejar pelaku hingga di depan gang yang jaraknya kurang lebih 50 meter dari rumahnya. Namun, upaya itu sia-sia sebab pelaku yang berjumlah dua orang tersebut  kabur dengan cepat membawa hasil curian menggunakan sepeda motor.

“Anak ini langsung pulang dan nangis laporan ke orang tuanya. Saat itu memang orang tua perempuan korban di dalam rumah, namun tidak tahu aksi penjambretan itu,” paparnya.

Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan menyampaikan bahwa setelah kejadian, anggota langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan sejumlah bukti.

“Anggota sudah mengecek ke lokasi, saat ini dalam penyelidikan kami. Mohon waktu, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” imbuhnya.

(k/red)