
Sampang, BeritaTKP.com – Satu keluarga terdiri dari suami istri dan seorang anak di Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang jadi korban penganiayaan salah satu anggota keluarganya sendiri. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa itu.
Korban tewas adalah suami yang bernama Saudi (45). Beruntung istri dan anaknya berinisial L dan M selamat meski mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis. Sementara itu, pelaku penganiayaan tak lain keponakan korban, Hoirul (32).
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Jumat (12/1/2024) kemarin, sekira pukul pukul 00.30 WIB. Satu keluarga itu dianiaya pelaku saat berada di musala sekitar Dusun Tekap, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.
Sebelum dilakukan pembacokan, pelaku dengan korban sempat cekcok hingga peristiwa berdarah itupun terjadi. Warga yang mendengar keributan lantas mencari sumber suara. Melihat warga, pelaku langsung melarikan diri.
Warga menemukan Saudi(46), paman pelaku telah meregang nyawa dengan 7 luka bacok. Sedangkan/ istri korban, Mudira beserta anaknya yang diduga mencoba melerai pertikaian, menjadi korban penusukan. Akibat luka tusukan senjata tajam pelaku, Mudira dan anaknya langsung dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit terdekat.
Pelaku yang kabur, akhirnya bethasil ditemukan oleh warga yang sempat mengejarnya. Oleh warga, pelaku langsung diamankan dan diserahkan ke Polres Sampang. “Motifnya sakit hati. Pelaku diduga sakit hati karena kerap diomeli oleh paman dan keluarganya,” jelas Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Sujianto.
Pelaku ditangkap beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk membacok para korban. Pelaku kini menjalani pemeriksaan Satreskrim Polres Sampang dan telah dinyatakan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan berat yang menyebabkan kematian. (Din/RED)





