
Kota Kediri, BeritaTKP.com – Aksi pencabulan dan pencurian disertai kekerasan menimpa remaja berinisial GT (17), warga asal Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri dan calon suaminya, MHN (19).
Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Nova Indra Pratama mengatakan, peristiwa itu bermula saat GT dan MHN berkeliling di area GOR Jayabaya, pada Selasa (14/11/2023) sekitar pukul 20.30 WIB.
Ketika berada di tengah jalan kembar GOR Jayabaya sebelah timur, MHN meminta berhenti untuk membuang air kecil. “Di saat itulah pelaku yang berada di belakang korban menodongkan pisau dengan berkata awakmu tadi berbuat mesum (kamu tadi berbuat mesum),” ujar Nova, dikutip dari jatimnow, Selasa (12/12/2023).
Pelaku tersebut kemudian meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan meminta MHN beserta korban untuk ikut bersama pelaku dengan berboncengan tiga menggunakan sepeda motor milik MHN. Mereka kemudian menuju makam yang berada di sebelah selatan GOR Jayabaya.
Di sana, pelaku meminta GT dan MHN untuk melepas pakaian mereka. Parahnya, pelaku meminta keduanya berbuat asusila. “Pelaku menyuruh keduanya untuk melepas pakaian hingga telanjang bulat. Lalu menyuruh korban dan saksi MHN untuk melakukan perbuatan asusila,” tambahnya.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga mengikat tangan keduanya dan membawanya dengan masuk ke dalam area persawahan. Setelah itu, pelaku meraba bagian vital korban dan memaksanya melayani nafsu bejatnya.
Selesai melakukan perbuatan tersebut, pelaku mengambil barang milik korban berupa uang tunai, perhiasan, 2 unit ponsel dan 1 unit sepeda motor Honda Beat. “Atas kejadian ini, korban dan calon suaminya mengalami kerugian kurang lebih Rp 16.800.000,” bebernya.
Selanjutnya, orang tua GT melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojoroto pada Rabu (15/11/2023) lalu. Menindaklanjuti laporan itu, petugas kepolisian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada saksi-saksi termasuk korban.
Berkat petunjuk dan usaha petugas, pelaku akhirnya dapat diamankan. “Saat ini pelaku sudah kami amankan di Polres Kediri Kota untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Nova.
Selain kasus tersebut, ternyata pelaku juga pernah beraksi di tempat yang sama. Korbannya SNC (14) dan teman laki-lakinya AN (14). Saat itu dia juga menodong pisau dan membawa kabur motor serta ponsel.
Saat ditangkap kemarin, residivis ini sempat melawan dan mencoba kabur hingga akhirnya polisi melumpuhkan kaki kirinya. (Din/RED)





